bisnis

Kuwait batalkan izin tiga stasiun televisi

Ketiganya adalah Al-Watan, Al-Watan Plus, dan Al-Watan Ghanawi.

05 Juni 2015 15:12

Kementerian Informasi Kuwait telah membatalkan izin operasi tiga stasiun televisi, yakni Al-Watan, Al-Watan Plus, dan Al-Watan Ghanawi. Ketiganya merupakan milik Kuwait Media Group.

Kantor berita resmi Kuwait KUNA melaporkan pencabutan izin itu buntut dari keputusan Kementerian Perdagangan Kuwait Januari lalu menutup izin usaha Kuwait Media Group dengan alasan melanggar undang-undang bisnis. Jaringan media ini memiliki surat kabar Al-Watan, dikenal kerap mengkritik kebijakan pemerintah.

Al-Watan merupakan satu dari dua koran dilarang beroperasi selama dua pekan pada tahun lalu. Putusan pengadilan ini muncul setelah beredar rekaman audio membahas rencana menggulingkan dinasti As-Sabah telah lama berkuasa di Kuwait.

Kuwait menutup rapat-rapat penyelidikan atas rekaman itu dari media. Mereka beralasan kalau investigasi sampai bocor bisa membahayakan keamanan negara.

Kuwait mempunyai sekitar selusin surat kabar, termasuk yang sering mengecam menteri dan anggota keluarga kerajaan. Namun menyentuh sistem kekuasaan adalah hal benar-benar sensitif di negara itu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Etihad memulai penerbangan komersial perdananya ke Israel hari ini

Etihad akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Antrean kapal di Terusan Suez sudah berakhir

Tadinya terdapat 422 kapal tanker dan peti kemas mengantre sejak MV Ever Given terjepit di kanal itu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup Terusan Suez sejak 23 Maret 2021 sehingga tidak bisa dilewati. (Suez Canal Authority)

Mesir minta kompensasi Rp 14,5 triliun atas penutupan Terusan Suez oleh MV Ever Given

Kapal dan muatannya tidak bisa meninggalkan Mesir kalau perkara ini masuk ke pengadilan.





comments powered by Disqus