bisnis

Kuwait batalkan izin tiga stasiun televisi

Ketiganya adalah Al-Watan, Al-Watan Plus, dan Al-Watan Ghanawi.

05 Juni 2015 15:12

Kementerian Informasi Kuwait telah membatalkan izin operasi tiga stasiun televisi, yakni Al-Watan, Al-Watan Plus, dan Al-Watan Ghanawi. Ketiganya merupakan milik Kuwait Media Group.

Kantor berita resmi Kuwait KUNA melaporkan pencabutan izin itu buntut dari keputusan Kementerian Perdagangan Kuwait Januari lalu menutup izin usaha Kuwait Media Group dengan alasan melanggar undang-undang bisnis. Jaringan media ini memiliki surat kabar Al-Watan, dikenal kerap mengkritik kebijakan pemerintah.

Al-Watan merupakan satu dari dua koran dilarang beroperasi selama dua pekan pada tahun lalu. Putusan pengadilan ini muncul setelah beredar rekaman audio membahas rencana menggulingkan dinasti As-Sabah telah lama berkuasa di Kuwait.

Kuwait menutup rapat-rapat penyelidikan atas rekaman itu dari media. Mereka beralasan kalau investigasi sampai bocor bisa membahayakan keamanan negara.

Kuwait mempunyai sekitar selusin surat kabar, termasuk yang sering mengecam menteri dan anggota keluarga kerajaan. Namun menyentuh sistem kekuasaan adalah hal benar-benar sensitif di negara itu.

CEO Bank Hapoalim Dov Ketler bertemu CEO the National Bank of Bahrain Jean Christophe Durand di Ibu Kota Manama, Bahrain, November 2020. (Courtesy)

Dua bank terbesar Israel sepakati kerjasama dengan bank Bahrain

NBB memiliki 29 kantor cabang di Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Tiga kapal patroli Angkatan Laut Iran menangkap kapal tanker MT Hankook Chemi dari Korea Selatan. (Tasnim News Agency)

Tahan kapal tanker Korea Selatan, Iran tuntut Seoul transfer dana hasil penjualan minyak sebesar Rp 99,6 triliun

Uang hasil penjualan minyak Iran itu dibekukan oleh dua bank di Korea Selatan selama 2,5 tahun.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.





comments powered by Disqus