bisnis

Qatar Airways tahun lalu raup laba Rp 1,4 triliun

Al-Bakir mengungkapkan keterlambatan pengiriman Airbus A380 dan Boeing 787 Dreamliner pesanan mereka amat mempengaruhi keuntungan mereka peroleh.

17 Juni 2015 10:25

Presiden Direktur Qatar Airways Akbar al-Bakir Senin lalu bilang perusahaannya meraup laba US$ 103 juta atau setara Rp 1,4 triliun selama tahun anggaran 2014/2015.

"Kami tidak takut merilis pendapatan karena kami perusahaan swasta," kata Al-Bakir kepada surat kabar the Wall Street Journal di sela acara Paris Air Show. "Tapi saya bisa katakan kepada kamu untung tahun lalu adalah US$ 103 juta."

Namun Al-Bakir tidak menyebut berapa penghasilan maskapai terbesar di Qatar itu selama tahun anggaran 2014/2015, yakni mulai periode April hingga Maret.

Saat menghadiri Arabian Travel Market awal tahun ini, Al-Bakir mengungkapkan keterlambatan pengiriman Airbus A380 dan Boeing 787 Dreamliner pesanan mereka amat mempengaruhi keuntungan mereka peroleh.

Pada kesempatan itu, dia juga menyatakan Qatar Airways sudah memesan 10 Beoing 777-8X dan empat Boeing 777. Total belanjaan ini senilai US$ 4,8 miliar (Rp 64,1 triliun).

Maskapai berpusat di Ibu Kota Doha, Qatar, ini dibangun pada 1993 dan mulai beroperasi setahun kemudian. Qatar Airways memiliki 149 armada untuk melayani 146 rute penerbangan ke seluruh dunia.

Pesawat Qatar Airways. (Twitter/@qatarairways)

Penerbangan langsung Saudi-Qatar dimulai lagi besok

Rute dari Doha ke Riyadh dan Dammam akan dilayani saban hari, sedangkan penerbangan menuju Jeddah empat kali sepekan.

Pesawat Qatar Airways. (Twitter/@qatarairways)

Qatar suntik dana US$ 29 triliun buat selamatkan Qatar Airways

Kerugian senilai Rp 28,5 triliun itu setara lebih dari 50 persen total nilai saham Qatar Airways.

Pesawat Boeing 787 milik Qatar Airways mendarat di Windhoek, Namibia. (Twitter/@qatarairways)

Qatar Airways tetap beroperasi

Walau krisis, Qatar Airways tidak memecat karyawannya.

Pesawat Qatar Airways. (Gulf Business)

Qatar Airways rugi sangat besar dalam tahun anggaran berjalan

Dalam tahun anggaran lalu, Qatar Airways meraup laba Rp 367,4 triliun.





comments powered by Disqus