bisnis

Pariwisata Tunisia diperkirakan rugi Rp 6,9 triliun akibat teror Sousse

Tunisia tahun lalu meraih pendapatan Rp 26 triliun dari sektor wisata.

30 Juni 2015 08:18

Tunisia memperkirakan industri wisata mereka tahun ini rugi US$ 515 juta atau setara Rp 6,9 triliun akibat teror Sousse. Insiden Jumat pekan lalu itu menewaskan 39 pelancong asing, kebanyakan warga Inggris.

"Serangan teror itu mengakibatkan dampak besar terhadap ekonomi, kerugian akan sangat besar," kata Menteri Pariwisata Tunisia Salma Loumi kepada wartawan semalam.

Tunisia tahun lalu meraih pendapatan US$ 1,95 miliar (Rp 26 triliun) dari sektor wisata. Angka ini sama dengan tujuh persen dari produk domestik bruto negara itu. Sektor pelancongan juga salah satu sumber utama lapangan kerja di Tunisia.

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror itu. Pelakunya adalah Saifuddin Rezgui, pemuda Tunisia berusia 24 tahun.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Etihad memulai penerbangan komersial perdananya ke Israel hari ini

Etihad akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Antrean kapal di Terusan Suez sudah berakhir

Tadinya terdapat 422 kapal tanker dan peti kemas mengantre sejak MV Ever Given terjepit di kanal itu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup Terusan Suez sejak 23 Maret 2021 sehingga tidak bisa dilewati. (Suez Canal Authority)

Mesir minta kompensasi Rp 14,5 triliun atas penutupan Terusan Suez oleh MV Ever Given

Kapal dan muatannya tidak bisa meninggalkan Mesir kalau perkara ini masuk ke pengadilan.





comments powered by Disqus