bisnis

Konglomerat UEA akan sumbangkan sepertiga hartanya buat amal

Pemilik Mashreq Bank Abdullah Ahmad al-Ghurair akan menyumbangkan Rp 14,6 triliun untuk kegiatan pendidikan.

07 Juli 2015 10:15

Pengusaha tersohor asal Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah Ahmad al-Ghurair telah berjanji menyumbangkan sepertiga kekayaannya untuk membangun sebuah yayasan pendidikan regional.

Putranya, Abdul Aziz al-Ghurair, Presiden Direktur Mashreq Bank, hari ini mengumumkan fulus US$ 1,1 miliar atau kini setara Rp 14,6 triliun akan diberikan kepada yayasan itu dalam sepuluh tahun mendatang.

Abdullah al-Ghurair mendirikan Mashreq Bank bermodalkan US$ 1,6 juta empat dekade lalu. Masreq sekarang menjadi lembaga peminjaman terbesar dan bank komersial tertua di UEA.

Rabu pekan lalu orang terkaya di Timur Tengah asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal berjanji menyumbangkan seluruh hartanya bernilai US$ 32 miliar (Rp 427,3 triliun) untuk kegiatan amal. Dia akan memulainya dengan membagikan masing-masing sepuluh ribu rumah dan mobil bagi kaum miskin di negara Kabah itu.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Puluhan pengusaha Israel kunjungi Arab Saudi gunakan paspor Israel

Kalaupun tidak bisa ke Israel, para pengusaha Saudi mengadakan pertemuan dengan kolega mereka dari Israel di Abu Dhabi, Dubai, atau Manama.

Flydubai, Saudia, Oman Air, dan Kuwait Airways sepakat mengoperasikan lebih dari 160 penerbangan per hari ke Doha selama Piala Dunia 2022 di Qatar. (SPA)

Saudia akan operasikan 540 penerbangan tambahan selama Piala Dunia 2022 di Qatar

Saudia, Fydubai, Oman Air, dan Kuwait Airways akan mengoperasikan lebih dari 160 penerbangan saban hari menuju Doha.

Menteri Negara urusan Perdagangan Luar Negeri Uni Emirat Arab Tsani bin Ahmad az-Zayudi saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia 2022 di Kota Davos, Swiss. (Word Economic Forum)

Nilai perdagangan UEA-Israel capai US$ 1 miliar di kuartal pertama 2022

Lebih dari seribu perusahaan asal negara Zionis itu tahun ini akan membuka kantor di UEA.

Pangeran Al-Walid bin Talal. (Arab News)

Pangeran Al-Walid akan jual 16,87 persen saham KHC kepada PIF

Pangeran Al-Walid termasuk anggota keluarga kerajaan pertama diangkap atas suruhan adik sepupunya, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, pada awal November 2017 dengan tuduhan korupsi.





comments powered by Disqus