bisnis

Sumber gas alam raksasa ditemukan di Mesir

Eni bilang sumber gas alam baru di Zohr itu diperkirakan memiliki cadangan 30 triliun kubik kaki di wilayah seluas seratus kilometer persegi.

31 Agustus 2015 04:29

Perusahaan energi asal Italia Eni SpA kemarin mengumumkan pihaknya telah menemukan sumber gas alam raksasa di perairan Mesir. Mereka menggambarkan itu sebagai sumber terbesar pernah diketahui di Laut Tengah.

Kabar ini muncul sehari setelah Direktur Utama Eni Claudio Descalzi bertemu Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi di Ibu Kota Kairo.

Eni bilang sumber gas alam baru di Zohr itu diperkirakan memiliki cadangan 30 triliun kubik kaki di wilayah seluas seratus kilometer persegi.

"Zohr merupakan sumber gas alam terbesar pernah ditemukan di Mesir dan Laut Tengah, bahkan mungkin di dunia," kata Eni lewat pernyataan tertulis. "Setelah dikembangkan sepenuhnya akan mampu memuaskan permintaan Mesir akan gas alam untuk berpuluh-puluh tahun."

Eni telah beroperasi di Mesir sejak 1954 melalui anak perusahaannya IEOC. Ia merupakan produsen utama hidrokarbon di negara itu dengan jumlah produksi sehari setara 200 ribu barel minyak.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

18 September 2019

TERSOHOR