bisnis

Emirates punya Boeing 777 dan Airbus A380 terbanyak sejagat

Dengan tambahan empat pesawat baru itu total armada Emirates saat ini 238 pesawat dengan umur rata-rata 6,5 tahun.

06 September 2015 05:04

Emirates Airline menjadi maskapai mengoperasikan Boeing 777 dan Airbus A380 terbanyak di dunia setelah kedatangan empat pesawat baru dalam satu hari.

Pesawat baru diterima perusahaan penerbangan berpusat di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, ini terdiri dari dua Boeing 777-300ER, satu Boeing 777 Freighter, dan sebuah Airbus A380.

Dengan tambahan tiga pesawat Boeing ini, armada Boeing milik Emirates bertambah menjadi 150. Satu kiriman baru Airbus A380 menjadikan armada pesawat dua lantai kepunyaan Emirates menjadi 66.

Emirates menerima Boeing 777 pertamanya pada 1996 dan sudah mengistirahatkan tiga Boeing 777 berusia lebih uzur.

Presiden Emirates Airline Sir Tim Clark menjelaskan armada Airbus A380 dan Boeing 777 merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk memberikan layanan dan kenyamanan mutakhir bagi para penumpang. "Airbus A380 dan Boeing 777 adalah dua jenis pesawat penumpang paling mutakhir, efisien, dan terlega saat ini," katanya.

Empat pesawat baru diterima Emirates itu bernilai US$ 1,5 miliar atau kini setara Rp 21,2 triliun. Mereka sedang menjalani proses pengecekan sebelum diterjunkan untuk melayani penumpang.

Dua Boeing 777-300ER itu direncanakan melayani rute Dubai menuju Kuwait dan Mumbai (India), sedangkan satu Airbus A380 untuk penerbangan jurusan Dubai-Dusseldorf (Jerman). Sebuah Boeing 777 Freighter buat trayek Seattle (Amerika Serikat) ke Hong Kong.

Selama tahun ini Emirates sudah menerima kiriman 14 pesawat baru, termasuk sembilan A380, empat Boeing 777-300ER, dan satu Boeing 777 Freighter.

Dengan tambahan empat pesawat baru itu total armada Emirates saat ini 238 pesawat dengan umur rata-rata 6,5 tahun.

Maskapai ini masih memiliki 270 pesanan tambahan dengan nilai keseluruhan US$ 129 miliar (Rp 1824,9 triliun)

Pesawat milik maskapai Emirates Airline. (Twitter/@emirates)

Emirates Airline rugi Rp 78,7 triliun karena pandemi Covid-19

Sebelum pandemi Covid-19, Emirates Airline mempekerjakan 60.033 staf, termasuk 4.300 pilot dan hampir 22 ribu kru kabin. Sekarang jumlah karyawan Emirates melorot menjadi 40.801 orang.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Pembajakan kapal sedang terjadi di perairan UEA

Pekan lalu, sebuah kapal tanker dioperasikan oleh perusahaan milik konglomerat Israel diserang dan menewaskan dua krunya.

04 Agustus 2021

TERSOHOR