bisnis

Saham Etisalat terbuka bagi pemodal asing

Maksimal saham boleh dibeli 20 persen dan mereka tidak memiliki hak suara.

06 September 2015 23:39

Etisalat, perusahaan telekomunikasi asal Uni Emirat Arab (UEA), bakal mengizinkan pemodal asing dan institusi membeli saham perusahaan itu. Kebijakan telah disetujui dewan direksi Etisalat ini mulai berlaku 15 September atau Selasa pekan depan.

Etisalat merupakan perusahaan terbuka terbesar kedua di UEA. Namun saham mereka selama ini hanya bisa dimiliki oleh warga negara itu dan semua institusi tidak dibolehkan.

Manajemen Etisalat Juni lalu menyatakan bakal melonggarkan aturan untuk membolehkan investor luar negeri dan insitusi membeli saham perusahaan itu maksimal 20 persen. Tapi bulan lalu Etisalat bilang para pemegang saham asing dan lembaga ini tidak mempunyai hak suara.

Perusahaan telekomunikasi didirikan pada 1976 itu beroperasi di 15 negara di Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Etisalat  - berkantor pusat di Ibu Kota Abu Dhabi - merupakan operator telepon seluler terbesar ke-17 di dunia dengan lebih dari 150 juta pelanggan.

CEO Bank Hapoalim Dov Ketler bertemu CEO the National Bank of Bahrain Jean Christophe Durand di Ibu Kota Manama, Bahrain, November 2020. (Courtesy)

Dua bank terbesar Israel sepakati kerjasama dengan bank Bahrain

NBB memiliki 29 kantor cabang di Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Tiga kapal patroli Angkatan Laut Iran menangkap kapal tanker MT Hankook Chemi dari Korea Selatan. (Tasnim News Agency)

Tahan kapal tanker Korea Selatan, Iran tuntut Seoul transfer dana hasil penjualan minyak sebesar Rp 99,6 triliun

Uang hasil penjualan minyak Iran itu dibekukan oleh dua bank di Korea Selatan selama 2,5 tahun.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.





comments powered by Disqus