bisnis

Saham Etisalat terbuka bagi pemodal asing

Maksimal saham boleh dibeli 20 persen dan mereka tidak memiliki hak suara.

06 September 2015 23:39

Etisalat, perusahaan telekomunikasi asal Uni Emirat Arab (UEA), bakal mengizinkan pemodal asing dan institusi membeli saham perusahaan itu. Kebijakan telah disetujui dewan direksi Etisalat ini mulai berlaku 15 September atau Selasa pekan depan.

Etisalat merupakan perusahaan terbuka terbesar kedua di UEA. Namun saham mereka selama ini hanya bisa dimiliki oleh warga negara itu dan semua institusi tidak dibolehkan.

Manajemen Etisalat Juni lalu menyatakan bakal melonggarkan aturan untuk membolehkan investor luar negeri dan insitusi membeli saham perusahaan itu maksimal 20 persen. Tapi bulan lalu Etisalat bilang para pemegang saham asing dan lembaga ini tidak mempunyai hak suara.

Perusahaan telekomunikasi didirikan pada 1976 itu beroperasi di 15 negara di Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Etisalat  - berkantor pusat di Ibu Kota Abu Dhabi - merupakan operator telepon seluler terbesar ke-17 di dunia dengan lebih dari 150 juta pelanggan.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.

Pesawat Etihad Airways akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan mulai 6 April 2021. (Etihad)

Etihad memulai penerbangan komersial perdananya ke Israel hari ini

Etihad akan melayani penerbangan Abu Dhabi-Tel Aviv dua kali sepekan.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez sejak 23 Maret 2021. (Twitter)

Antrean kapal di Terusan Suez sudah berakhir

Tadinya terdapat 422 kapal tanker dan peti kemas mengantre sejak MV Ever Given terjepit di kanal itu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup Terusan Suez sejak 23 Maret 2021 sehingga tidak bisa dilewati. (Suez Canal Authority)

Mesir minta kompensasi Rp 14,5 triliun atas penutupan Terusan Suez oleh MV Ever Given

Kapal dan muatannya tidak bisa meninggalkan Mesir kalau perkara ini masuk ke pengadilan.





comments powered by Disqus