bisnis

Kuwait tolak usulan IMF

"Kami harus terbuka dengan rakyat Kuwait perekonomian negara memang sedang menghadapi persoalan nyata," kata anggota parlemen Muhammad al-Jabri.

21 September 2015 23:55

Untuk mengurangi defisit anggaran akibat terus melemahnya harga minyak mentah dunia, IMF (Dana Moneter Internasional) mengusulkan Kuwait memberlakukan pajak terhadap layanan publik dan mencabut sejumlah subsidi. Proposal IMF itu berdasarkan pada perkiraan harga minyak belum akan pulih dalam waktu dekat.

Namun negara Arab supertajir di Teluk Persia ini menolak gagasan itu. Komite Keuangan dan Ekonomi Majelis Nasional Kuwait menegaskan mereka menentang kebijakan-kebijakan merugikan warga negara.

Kuwait, negara pengekspor minyak terbesar kelima di dunia, juga ikut merasakan akibat buruk dari turunnya harga minyak. Sejak tahun anggaran dimulai April lalu, kata Kementerian Keuangan Kuwait, pendapatan negara anjlok 42,5 persen menjadi 7,3 miliar dinar (Rp 89 miliar). Sebanyak 94 persen dari jumlah penerimaan itu berasal dari minyak.

Untuk mengurangi tekanan anggaran, diperkirakan defisit 17 persen tahun ini, Kuwait sedari awal tahun ini sudah mencabut subsidi atas harga jual diesel, minyak tanah, dan avtur. Mereka sedang mempertimbangkan mengambil langkah serupa terhadap bensin dan listrik.

"Kami harus terbuka dengan rakyat Kuwait perekonomian negara memang sedang menghadapi persoalan nyata," kata anggota parlemen Muhammad al-Jabri. Dia menyarankan alternatif berupa pelaksanaan zakat lebih efektif, pembuatan undang-undang soal BOT (bangun, beroperasi, transfer), dan skema asuransi kesehatan.

Peresmian kantor Konsulat Jenderal Uni Emirat Arab (UEA) di Kota Al-Uyun, Sahara Barat, berlangsung pada Rabu, 4 November 2020. (Hes Press)

Aljazair tutup wilayah udaranya untuk semua maskapai Maroko

Perbatasan darat antara kedua negara juga sudah ditutup sejak 1994.

Aparat keamanan Libanon. (Al-Arabiya/Supplied)

Libanon terancam kehabisan pasokan listrik dalam sepekan mendatang

Kelangkaan BBM menyebabkan pemadaman listrik di seantero Libanon dapat mencapai 23 jam tiap hari. Sebagian besar rakyat mengandalkan generator pribadi mahal harganya.

Desain proyek pembangunan Taman Raja Salman berlokasi di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi bangun taman kota terbesar di dunia senilai Rp 14,6 triliun

Taman Raja Salman ini akan didirikan di atas lahan seluas 13,4 kilometer persegi. Lebih besar lima kali ketimbang Taman Hyde di London dan empat kali lebih luas dibanding Taman Sentral di New York.

Konvoi truk tangki pengangkut minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran tiba di Lembah Bekaa, 17 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Hizbullah mulai bagikan solar ke rumah-rumah sakit di Libanon

Impor 33 ribu metrik ton minyak solar oleh Hizbullah dari Iran itu tiba di Pelabuhan Baniyas, Suriah, Ahad pekan lalu.





comments powered by Disqus