bisnis

Skandal emisi Volkswagen rugikan Qatar Holding Rp 73,3 triliun

Qatar Holding merupakan pemegang saham terbesar ketiga di Volkswagen dengan 17 persen saham, setelah Porsche dan Lower Saxony.

28 September 2015 23:13

Ambruknya saham pabrik mobil raksasa asal Jerman Volkswagen akibat skandal emisi telah merugikan Qatar Holding 3,3 miliar pound sterling atau kini setara Rp 73,3 triliun.

Qatar Holding, anak perusahaan dari QIA (Otoritas Investasi Qatar), merupakan pemegang saham terbesar ketiga di Volkswagen dengan 17 persen saham, setelah Porsche dan Lower Saxony.

Gara-gara bohong soal hasil uji emisi, saham Volkswagen pekan lalu jatuh 34 persen. Alhasil, perusahaan itu rugi 14,7 miliar pound sterling (Rp 326,7 triliun).

Qatar Holding memiliki dua jenis saham di Volkswagen, yakni saham biasa dan istimewa. Saham istimewa memiliki kentungan lebih besar namun tidak memiliki hak suara di manajemen. Qatar Holding membeli saham Volkswagen pada 2009 lewat Porsche.

Skandal emisi ini membuat Swiss Sabtu pekan lalu memutuskan melarang penjualan mobil Volkswagen bermesin diesel.

Manajemen Volkswagen sudah memecat sejumlah pejabat esekutifnya. Mereka juga terancam diadili secara pidana dan bisa diekstradisi ke Amerika Serikat.

"Jika ada bukti cukup...perusahaan dan siapa saja terlibat bisa menghadapi tuntutan kejahatan sesuai Akta Udara Bersih, serta atas tuduhan konspirasi, kecurangan, dan kebohongan," kata David M. Uhlmann, mantan kepala hakim departemen kejahatan lingkungan dan kini menjadi profesor di Universitas Michigan, Amerika Serikat.

KBA (Otoritas Kendaraan Bermotor Jerman) telah menetapkan batas waktu hingga 7 Oktober mendatang bagi Volkswagen buat memenuhi standar emisi, seperti dilansir surat kabar Bild am Sonntag. Bila ultimatum itu tidak terpenuhi, KBA bisa menarik persetujuan atas beragam model mobil Volkswagen yang uji emisinya palsu. Artinya mobil tipe-tipe itu tidak bisa dijual lagi atau dikendarai di Jerman.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus