bisnis

Produk Domestik Bruto UEA tahun ini naik jadi Rp 6.418,7 triliun

Investasi di bidang industri bakal menjadi dua kali lipat dalam lima tahun mendatang.

03 Oktober 2015 19:33

Lewat pernyataan tertulis dilansir kantor berita pemerintah WAM, Menteri Perekonomian Uni Emirat Arab (UEA) Sultan bin Said al-Mansyuri mengumumkan Produk Domestik Bruto tahun ini diperkirakan naik menjadi lebih dari 1,6 triliun dirham atau kini setara Rp 6.418,7 triliun. Dibanding tahun lalu sebesar 1,5 triliun dinar (Rp 6.017,5 triliun).

Mansyuri menjelaskan kemampuan negaranya mempertahankan tingkat pertumbuhan tinggi di tengah resesi pada masa-masa lalu, menunjukkan efisiensi ekonomi. Juga membuktikan kebijakan diversifikasi berhasil.

Sektor indsutri kini menyumbang 10-14 persen dari total PDB negara itu. Mansyuri bilang investasi di bidang industri bakal menjadi dua kali lipat dalam lima tahun mendatang.

Dia menekankan pihaknya berupaya menaikkan tingkat persaingan ekonomi nasional, aliran modal asing langsung, dan hubungan ekonomi dengan negara-negara lain.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar dan UEA dua negara terbaik di dunia bagi ekspatriat perempuan

Sebanyak 88 persen ekspatriat perempuan merasa tinggal dan bekerja di Qatar menguntungkan secara finansial, 87 persen lainnya memilih UEA.

Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabushabi.ae)

UEA bisa raup pendapatan US$ 3 miliar di tahun pertama penerapan VAT

UEA ingin memberlakukan VAT mulai 2018 sebesar tiga sampai lima persen

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan (kiri) tengah berbincang dengan Putera Mahkota Dubai Syekh Hamdan bin Muhammad al-Maktum. (thenational.ae)

UEA dan Cina bikin dana investasi patungan senilai Rp 140 triliun

Diperkirakan akhir tahun ini nilai perdagangan kedua negara mencapai Rp 844,4 triliun.





comments powered by Disqus