bisnis

Kuwait berlakukan pajak bertahap mulai 2016

Selain menghapus subsidi atas kebutuhan rakyat, pajak juga menjadi pilihan penting buat mengurangi tekanan terhadap anggaran.

03 Oktober 2015 13:21

Kuwait berencana memberlakukan pajak bertahap mulai tahun depan.

Surat kabar Kuwait Times melaporkan Kementerian Keuangan sudah memberitahu Kementerian Perdagangan dan Perindustrian, pihaknya tengah bekerja sama dengan Bank Dunia mempersiapkan hal itu.

Kementerian Keuangan Kuwait juga berencana mengenalkan sistem perpajakan modern bagi negara itu, termasuk membangun struktur organisasi dan melatih para staf. Mereka juga akan meluncurkan kampanye untuk mengenalkan sistem baru itu.

Terus melorotnya harga minyak mentah dunia - menjadi sumber pendapatan utama negara-negara Arab pengekspor minyak di Teluk Persia - terpaksa mencari sumber fulus alternatif. Selain menghapus subsidi atas kebutuhan rakyat, pajak juga menjadi pilihan penting buat mengurangi tekanan terhadap anggaran.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

Ekspatriat di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Izin industri di Arab Saudi akan berjangka waktu lima tahun

Kebijakan ini dibuat untuk memastikan stabilitas dan keberlangsung sektor industri di negara Kabah itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Butuh fulus buat bayar dividen, Aramco terbitkan sukuk dolar senilai Rp 86,9 triliun

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.





comments powered by Disqus