bisnis

Kuwait berlakukan pajak bertahap mulai 2016

Selain menghapus subsidi atas kebutuhan rakyat, pajak juga menjadi pilihan penting buat mengurangi tekanan terhadap anggaran.

03 Oktober 2015 20:21

Kuwait berencana memberlakukan pajak bertahap mulai tahun depan.

Surat kabar Kuwait Times melaporkan Kementerian Keuangan sudah memberitahu Kementerian Perdagangan dan Perindustrian, pihaknya tengah bekerja sama dengan Bank Dunia mempersiapkan hal itu.

Kementerian Keuangan Kuwait juga berencana mengenalkan sistem perpajakan modern bagi negara itu, termasuk membangun struktur organisasi dan melatih para staf. Mereka juga akan meluncurkan kampanye untuk mengenalkan sistem baru itu.

Terus melorotnya harga minyak mentah dunia - menjadi sumber pendapatan utama negara-negara Arab pengekspor minyak di Teluk Persia - terpaksa mencari sumber fulus alternatif. Selain menghapus subsidi atas kebutuhan rakyat, pajak juga menjadi pilihan penting buat mengurangi tekanan terhadap anggaran.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Harga sahamnya terus meroket, valuasi Aramco sempat tembus US$ 2 triliun

Aramco menjanjikan pembagian dividen untuk para investor paling sedikit US$ 75 miliar per tahun hingga 2024.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.

16 Desember 2019

TERSOHOR