bisnis

Liburan Idul Adha tiga hari di Bahrain, 300 ribu turis Saudi habiskan Rp 1,5 triliun

Tiap pelancong Saudi diperkirakan mengeluarkan Rp 1,5 juta semalam.

06 Oktober 2015 10:15

Lebih dari 300 ribu pelancong asal Arab Saudi pelesiran ke negara tetangga Bahrain selama tiga hari liburan Idul Adha tahun ini. Sepanjang itulah, menurut seorang investor menolak ditulis identitasnya, mereka menghabiskan sekitar 400 juta riyal atau kini setara Rp 1,5 triliun.

Dia menjelaskan banyak dari wisatawan negara Kabah itu tidak bermalam di Bahrain. Mereka pulang lagi melalui Jembatan Raja Fahad - menghubungkan kedua negara - ke Provinsi Timur malamnya. Apalagi tarif hotel dan apartemen selama musim libur itu sangat tinggi, bisa dua ribu riyal (Rp 7,6 juta) per malam.

Seperti dilansir surat kabar berbahasa Arab Al-Iqtisadiyah, Abdullah al-Falig, Ketua Komite Pariwisata di Pemerintah Kota Jeddah, bilang Privinsi Timur menjadi daerah transit bagi sebagian pelancong Saudi dari pelbagai wilayah sebelum menyeberang ke Bahrain lewat Jembatan Raja Fahad.

Dia memperkirakan pengeluaran tiap turis Saudi di Bahrain 400 riyal (Rp 1,5 juta) semalam. Fulus itu untuk makan, hiburan, dan tiket penyeberangan jembatan.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

Ekspatriat di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Izin industri di Arab Saudi akan berjangka waktu lima tahun

Kebijakan ini dibuat untuk memastikan stabilitas dan keberlangsung sektor industri di negara Kabah itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Butuh fulus buat bayar dividen, Aramco terbitkan sukuk dolar senilai Rp 86,9 triliun

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.





comments powered by Disqus