bisnis

Buat tutupi defisit, Kuwait bakal jual asetnya di luar negeri

Jumlah aset bakal dilego senilai Rp 402,3 triliun, namun tidak diketahui aset mana saja akan dilepas.

12 Oktober 2015 05:32

Mengutip sejumlah sumber menolak ditulis identitasnya, surat kabar Al-Anba kemarin melansir KIA (Otoritas Investasi Kuwait), termasuk yang terbesar di dunia, bakal menjual aset-asetnya di luar negeri buat menutupi defisit anggaran negara akibat melemahnya harga minyak mentah dunia.

KIA memiliki total aset senilai US$ 500 miliar atau kini setara Rp 6.699,7 triliun. Aset-aset ini berserakan di seluruh dunia, mulai Amerika Serikat hingga Eropa dan Cina, dalam bentuk surat utang, ekuitas, dan properti.

Al-Anba menyebutkan jumlah aset bakal dilego senilai US$ 30 miliar (Rp 402,3 triliun), namun tidak diketahui aset mana saja akan dilepas. Selain untuk mengurangi defisit, hasil penjualan aset itu akan dipakai untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur berskala besar dan telah direncanakan.

Dalam lima bulan pertama tahun ini, tahun fiskal dimulai April, Kuwait mengalami defisit 1,094 miliar dinar (Rp 48,5 triliun).

Menteri Keuangan Kuwait Anas as-Saleh bulan lalu mengungkapkan pemerintah akhir tahun ini berencana menjual surat utang dalam mata uang lokal untuk menutupi defisit.

Gara-gara melorotnya harga minyak, Kuwait sejak Januari lalu sudah menghapus subsidi atas minyak tanah dan avtur.

Negara-negara Arab di Teluk Persia lainnya juga telah mengambil kebijakan untuk mengurangi defisit anggaran. Arab Saudi sudah menarik US$ 70 miliar dananya di luar negeri.

Uni Emirat Arab sejak 1 Agustus lalu mencabut subsidi terhadap bahan bakar kendaraan bermotor, sedangkan Bahrain pada awal bulan ini menghapus subsidi atas daging dan produk unggas.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait perintahkan semua lembaga pemerintah kurangi belanja setidaknya 10 persen

Kuwait mengalami defisit 10,8 miliar dinar (kini setara Rp 511,5 triliun untuk tahun anggaran 2020-2021 berakhir 31 Maret lalu.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait alami defisit Rp 518 triliun

Kuwait proyeksikan defisit melonjak menjadi Rp 581,2 triliun buat tahun anggaran 2021-2022.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait defisit Rp 154 triliun

Pengeluaran untuk gaji pegawai negeri dan subsidi meliputi 75 persen dari total anggaran belanja negara.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA akan bangun PLTS di Yordania dan listriknya bakal dijual ke Israel

PLTS itu akan menghasilkan 600 megawatt listrik untuk Israel dan Yordania bakal mendapat tambahan pasokan air seratus juta meter kubik.

26 November 2021

TERSOHOR