bisnis

Arab Saudi pekan depan rilis obligasi senilai Rp 72,6 triliun

Total obligasi sudah dirilis tahun ini senilai Rp 267,7 triliun.

13 Oktober 2015 17:26

Untuk menutupi defisit anggaran, pemerintah Arab Saudi pekan depan merilis obligasi dalam mata uang lokal senilai 20 miliar riyal atau kini setara Rp 72,6 triliun. Mengutip sejumlah sumber, situs berita keuangan Maal melansir Riyadh tengah mengadakan pembicaraan dengan bank-bank domestik buat menjual surat utang itu.

Surat utang bakal dilepas ke pasaran ini memiliki tiga jangka waktu. Obligasi lima tahun mempunyai suku bunga 1,92 persen, obligasi tujuh tahun bersuku bunga 2,34 persen, dan obligasi sepuluh tahun dengan tingkat bunga 2,65 persen.

Jangka waktu dan suku bunga dari obligasi bakal dilepas ke pasar ini sama dengan obligasi dirilis bulan lalu. Total nilainya pun mirip, yakni 20 miliar riyal.

Dengan pengeluaran obligasi terbaru itu pekan depan, pemerintah Saudi tahun ini sudah melansir surat utang bernilai 75 miliar riyal (Rp 267,7 triliun). Negara Kabah ini mulai memasarkan obligasi Juli lalu, yang pertama sejak 2007, buat mengurangi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah dunia.

Ladang minyak dan gas di Uni Emirat Arab. (energydubai.com)

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

Pesawat Emirates Airline dan Etihad Airways, dua maskapai asal Uni Emirat Arab. (Gulf News)

UEA hentikan semua rute penerbangan Cina kecuali Beijing

UEA lebih dulu menghentikan rute penerbangan menuju dan dari Wuhan sejak 23 Januari lalu.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

10 Februari 2020

TERSOHOR