bisnis

Irak diberi kelonggaran bayar kompensasi perang ke Kuwait hingga 2017

Total biaya reparasi mesti dibayar Irak kepada Kuwait Rp 712,4 triliun.

30 Oktober 2015 08:04

Kuwait telah memberi kelonggaran bagi Irak hingga 2017 buat membayar cicilan akhir dari biaya reparasi akibat invasi Irak ke negara itu pada 1990-1991.

Menteri Keuangan Irak Hoshyar Zebari mengungkapkan penundaan itu mengurangi tekanan terhadap Baghdad, tengah menghadapi krisis uang tunai akibat melorotnya harga minyak mentah dunia dan perang atas milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Cicilan terakhir sekaligus terbesar itu berjumlah US$ 4,6 miliar atau kini setara Rp 62,6 triliun.

Sejak Irak diizinkan mengekspor lagi minyaknya hampir dua dasawarsa lalu, negara Dua Sungai itu wajib membayar kompensasi perang kepada Kuwait melalui UNCC (Komisi Kompensasi Perserikatan Bangsa-Bangsa). Kompensasi itu untuk membayar penjarahan dan kerusakan akibat tujuh bulan penjajahan pasukan Irak semasa Presiden Saddam Husain berkuasa.

Irak sudah membayar klaim diajukan lebih dari sejuta warga Kuwait dan hampir melunasi total biaya reparasi sebesar US$ 52,4 miliar (Rp 712,4 triliun). Untuk membayar cicilan reparasi perang itu, Irak saban tahun mengalokasikan lima persen dari hasil penjualan minyaknya.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir (tengah dan berkemeja batik biru) berpose bareng Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik usai pertemuan di Jakarta, 7 Juli 2017. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi rugi Rp 28 triliun karena Aramco diserang

Insiden itu mengakibatkan produksi minyak 5,7 juta barel sehari terhenti. An

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco secara resmi umumkan rencana IPO bulan depan

Sejumlah sumber memperkirakan pengumuman itu keluar pada 20 Oktober.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.





comments powered by Disqus