bisnis

Dubai targetkan panel surya di tiap atap bangunan paling lambat 2030

"Kami akan menjadi kota dengan tingkat pengeluaran emisi karbon terkecil sejagat," kata Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum.

30 November 2015 12:16

Dubai telah meluncurkan proyek pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia, diperkirakan selesai pada 2030 dan bisa menghasilkan listrik lima ribu megawatt.

Program senilai US$ 13,6 miliar atau kini setara Rp 187,4 triliun ini bakal menyuplai 75 persen dari total kebutuhan energi Dubai pada 2050. Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum menargetkan panel surya terpasang di tiap atap bangunan di seluruh Dubai paling lambat 2030.

Syekh Muhammad bin Rasyid mengumumkan program Energi Bersih Dubai 2050 Sabtu lalu saat meresmikan tahap kedua proyek Taman Surya Muhammad bin Rasyid al-Maktum di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. Dia juga menyampaikan rencana pembentukan kawasan diberi nama Zona Hijau Dubai.

Syekh Muhammad bin Rasyid menjelaskan proyek itu bisa memasok 25 persen dari kebutuhan listrik Dubai di 2030 dan 75 persen pada 2050. "Kami akan menjadi kota dengan tingkat pengeluaran emisi karbon terkecil sejagat," katanya melalui LinkedIn.

Proyek ini juga termasuk Dana Hijau Dubai senilai US$ 27,2 miliar. Anggaran buat menyediakan pinjaman bagi para investor di sektor energi bersih dengan tingkat bunga rendah.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Raja Salman tunjuk anaknya jadi menteri energi

Tiga anak Raja Salman sudah masuk kabinet.





comments powered by Disqus