bisnis

75 persen hadiah diterima pejabat Amerika berasal dari Arab Saudi

Hadiah paling mahal seharga Rp 10,8 miliar diberikan kepada istri dari Menteri Luar Negeri John Kerry.

01 Desember 2015 12:12

Sebanyak 75 persen dari total hadiah diterima para pejabat Amerika Serikat tahun lalu merupakan pemberian Arab Saudi.

Seluruh hadiah diperoleh Presiden Amerika Barack Obama, Ibu Negara Michelle Obama, dua putri mereka, dan para pejabat federal tahun lalu berjumlah US$ 3.417.559 atau kini setara Rp 47,3 miliar.

Data dilansir Kantor Kepala Protokoler Departemen Luar Negeri Amerika menunjukkan hadiah dari Saudi senilai US$ 2.566.525 (Rp 35,6 miliar). Jika semua hadiah diterima dari negara Arab digabung menjadi satu, nilainya hampir US$ 3 juta atau 87 persen dari total hadiah.

Hadiah paling mahal harganya US$ 780 ribu (Rp 10,8 miliar), berupa seperangkat perhiasan terbuat dari emas dan jamrud, terdiri dari cincin, anting, gelang, dan kalung. Hadiah ini diberikan oleh mendiang Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz pada Januari 2014 kepada Teresa Heinz Kerry, istri dari Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry.

Michelle Obama termasuk dalam daftar lima orang penerima hadiah termahal. Dia mendapat dua hadiah perhiasan dari Arab Saudi, masing-masing seharga US$ 500 ribu (Rp 6,9 miliar).

Sedangkan Presiden Obama berada di peringkat ketujuh dengan hadiah sebuah jam tangan emas putih senilai US$ 67 ribu (Rp 928 juta).

Lima negara Arab Teluk lainnya juga memberikan hadiah mewah bagi para pejabat dalam pemerintahan Obama. Qatar menghadiahi Jaksa Agung Eric Holder sebuah miniatur kapal terbuat dari emas dan perak seharga US$ 24,150 (Rp 334,6 juta) dan sebuah gelang berukir merek Cartier.

Uni Emirat Arab (UEA) juga memberikan sebuah kalung emas dan satu set anting dengan batu putih senilai US$ 3.200 (Rp 44,3 juta) kepada Duta besar Amerika untuk Libya Deborah K. Jones. Hadiah dari Presiden UEA Syekh Khalifah bin Zayid an-Nahyan ini diberikan pada Maret 2014.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi bulan ini akan gelontorkan bantuan uang tunai sebesar Rp 7,2 triliun bagi 10,4 juta warganya

Rata-rata tiap keluarga memperoleh Rp 4 juta saban bulan. Program ini dimulai sejak Desember 2017 setelah Saudi melakukan liberalisasi ekonomi.

Stasiun pengisian bahan bakar di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Sudan Tribune)

Sudan naikkan harga bensin dan solar setelah hapus subsidi

Sudan masih memberlakukan subsidi terhadap gas untuk memasak, minyak tanah, tepung gandum, dan obat-obatan.

Kantor pusat Quadream berada di lantai 19 dari gedung berlokasi di Ramat Gan, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Rakoon/Haaretz)

Bin Salman berlangganan dua aplikasi penyadap telepon seluler dari Israel

Aplikasi Reign bikinan perusahaan Quadream ini juga sudah dipakai oleh sebuah lembaga resmi di Indonesia.





comments powered by Disqus