bisnis

Daftar hadiah diterima pejabat Amerika dari negara-negara Arab

Arab Saudi paling royal memberikan hadiah kepada para pejabat Amerika.

02 Desember 2015 08:35

Seluruh hadiah diperoleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Ibu Negara Michelle Obama, dua putri mereka, dan para pejabat federal tahun lalu berjumlah US$ 3.417.559 atau kini setara Rp 47,3 miliar.

Data dilansir Kantor Kepala Protokoler Departemen Luar Negeri Amerika menunjukkan hadiah dari Saudi senilai US$ 2.566.525 (Rp 35,6 miliar). Jika semua hadiah diterima dari negara Arab digabung menjadi satu, nilainya hampir US$ 3 juta atau 87 persen dari total hadiah.

Berikut daftar hadiah telah diterima para pejabat Amerika dari negara-negara Arab sepanjang 2014.

Arab Saudi

Total hadiah: US$ 2.566.525 (Rp 35,6 miliar) Hadiah termahal: US$ 780 ribu (Rp 10,8 miliar) Penerima: Teresa Heinz Kerry, istri dari Menteri Luar Negeri John Kerry Jenis hadiah: seperangkat perhiasan terbuat dari emas dan jamrud, terdiri dari cincin, anting, gelang, dan kalung Waktu penerimaan: 5 Januari 2014 Pemberi: Raja Abdullah bin Abdul Aziz

Qatar

Total hadiah: US$ 183.821 (Rp 2,5 miliar) Hadiah termahal: US$ 24.150 (Rp 334,6 juta) Penerima: Jaksa Agung Amerika Eric Holder Jenis hadiah: sebuah miniatur kapal terbuat dari emas dan perak gelang berukir merek Cartier Waktu penerimaan: 12 Mei 2014 Pemberi: Jaksa Agung Qatar Ali bin Fatais al-Marri

Uni Emirat Arab

Total hadiah: US$ 167.116 (Rp 2,3 miliar) Hadiah termahal: US$ 12 ribu (Rp 166,3 juta) Penerima: Neveine Habeeb, Atase Amerika untuk Dubai Waktu penerimaan: 5 Mei 2014 Pemberi: Kolonel Muhammad al-Bastaki

Oman

Total hadiah: US$ 40.503 (Rp 561,2 juta) Hadiah termahal: US$ 8.500 (Rp 117,8 juta) Penerima: Duta Besar Amerika untuk Oman David Dunford Jenis hadiah: medali bergaya militer terbuat dari emas 18 karat Waktu penerimaan: 21 Juni 1995 (masuk dalam laporan tahun lalu) Pemberi: Sultan Oman Qabus bin Said as-Said

Kuwait

Total hadiah: US$ 1.539 (Rp 21,3 juta) Hadiah termahal: US$ 1.150 (Rp 15,9 juta) Penerima: Dan von Geijer dari Kantor Urusan Strategi Global, Analis Internasional, dan Keamanan Transportasi Jenis hadiah: jam merek Baume dan Mercier Waktu penerimaan: 11 September 2014 Pemberi: Mayor Jenderal As-Sugaibi, Wakil Menteri Dalam Negeri Urusan Keamanan Pelabuhan dan Brigadir Jenderal Al-Haddad

Bahrain

Total hadiah: US$ 1.965 (Rp 27,2 juta) Hadiah termahal: US$ 1 ribu (Rp 13,8 juta) Penerima: Wakil Duta Besar untuk Bahrain Stephanie T. Williams Jenis hadiah: permata Waktu penerimaan: 16 Januari 2013 (masuk dalam laporan tahun lalu) Pemberi: Menteri Dalam Negeri Bahrain Syekh Rasyid bin Abdullah al-Khalifah

Aljazair

Total hadiah: US$ 3.435,78 (Rp 47,6 juta) Hadiah termahal: US$ 885 (Rp 12,3 juta) Penerima: Presiden Amerika Barack Obama Jenis hadiah: salib dengan dekorasi perak dan batu karang Waktu penerimaan: 21 Agustus 2014 Pemberi: Perdana Menteri Aljazair Abdul Malik Sillal

Mesir

Total hadiah: US$ 2.725 (Rp 37,8 juta) Hadiah termahal: US$ 2.300 (Rp 31,9 juta) Penerima: Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry Jenis hadiah: replika Horus terbuat dari tembaga berlapis emas Waktu penerimaan: 11 Juli 2014 Pemberi: Menteri Kepurbakalaan Mesir Muhammad Ibrahim Ali Sayyid

Irak

Total hadiah: US$ 5.703 (Rp 79 juta) Hadiah termahal: US$ 3.900 (Rp 54 juta) Penerima: Erin Kotheimer, pejabat senior Amerika urusan ekonomi Jenis hadiah: gelang emas merek Belle Waktu penerimaan: 6 Juli 2014 Pemberi: Mustafa R. Ahmad Sengene, Manajer Perusahaan Distribusi dan Produksi Minyak Irak cabang Kirkuk

Yordania

Total hadiah: US$ 8.729 (Rp 120,9 juta) Hadiah termahal: US$ 1.950 (Rp 27 juta) Penerima: Wakil Presiden Amerika Joseph R. Biden Jr. Jenis hadiah: kaleng perak katanya berisi air suci Sungai Yordania Waktu penerimaan: 19 September 2013 (masuk dalam laporan tahun lalu) Pemberi: Raja Yordania Abdullah bin Husain

Libanon

Total hadiah: US$ 1.725 (Rp 23,9 juta) Hadiah termahal: US$ 535 (Rp 7,4 juta) Penerima: Duta Besar Amerika untuk Libanon David Hale Jenis hadiah: dua dasi merek Hermes Waktu penerimaan: 11 Februari 2014 Pemberi: Najib Mikati, pelaksana tugas Perdana menteri Libanon

Libya

Total hadiah: US$ 600 (Rp 8,3 juta) Hadiah termahal: US$ 600 (Rp 8,3 juta) Penerima: Presiden Amerika Barack Obama Jenis hadiah: karpet beragam warna dan corak Waktu penerimaan: 8 Juli 2014 Pemberi: Perdana Menteri Libya Abdallah at-Tini

Maroko

Total hadiah: US$ 6.605 (Rp 91,5 juta) Hadiah termahal: US$ 3.880 (Rp 53,8 juta) Penerima: Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry Jenis hadiah: pulpen merek Piri Reis edisi terbatas Waktu penerimaan: 4 April 2014 Pemberi: Raja Maroko Muhammad VI

Palestina

Total hadiah: US$ 625 (Rp 8,6 juta) Hadiah termahal: US$ 625 (Rp 8,6 juta) Penerima: Presiden Amerika Barack Obama Jenis hadiah: piagam dengan dekorasi manik-manik dan batu Waktu penerimaan: 16 Maret 2014 Pemberi: Presiden Palestina Mahmud Abbas

Yaman

Total hadiah: US$ 2.735 (Rp 37,9 juta) Hadiah termahal: US$ 1.075 (Rp 14,9 juta) Penerima: Lisa Monaco, staf Gedung Putih Jenis hadiah: medali emas Waktu penerimaan: 30 Maret 2014 Pemberi: Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansyur Hadi

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus