bisnis

Hanya 30 persen warga Arab Saudi punya rumah

Sisanya atau hampir 70 persen orang Saudi tinggal di rumah sewaan atau rumah dinas disediakan perusahaan tempat mereka bekerja.

23 Desember 2015 11:07

Hanya 30 persen warga Arab Saudi memiliki rumah sendiri, seperti dilansir media lokal dengan mengutip data statistik keluaran bank investasi Arpen Capital. Jumlah ini jauh lebih kecil dibanding rata-rata global, yakni 70 persen.

Sisanya atau hampir 70 persen orang Saudi, menurut laporan Arpen Capital, tinggal di rumah sewaan atau rumah dinas disediakan perusahaan tempat mereka bekerja.

Sejumlah sumber di sektor real estat mengungkapkan dalam lima tahun ke depan negara Kabah ini bakal membangun rumah dalam jumlah sangat besar, melebihi total rumah didirikan dalam setengah abad terakhir.

Permintaan akan rumah terus meningkat beberapa tahun belakangan karena pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk negeri Dua Kota Suci itu naik empat kali lipat dalam empat dasawarsa menjadi hampir 30,7 juta orang tahun lalu. Totalnya akan menjadi 35,7 juta paling lambat 2020.

Arpen Capital menjelaskan dari 35,7 juta orang itu, sebagian besar adalah kelas menengah menjadi target utama pemasaran rumah oleh pengembang.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus