bisnis

Pangeran Al-Walid akan bangun sepuluh ribu rumah murah di Mesir

Orang terkaya di dunia Arab ini juga menyumbangkan 40.468.564 meter persegi tanah di Toshka, daerah pertanian di selatan Mesir.

23 Desember 2015 18:02

Orang paling tajir di dunia Arab Pangeran Al-Walid bin Talal telah meneken kesepakatan dengan sebuah yayasan di Mesir, Misr al-Khair, untuk membangun sepuluh ribu rumah murah di negara Nil itu dalam satu dasawarsa mendatang.

Proyek ini senilai US$ 225 juta atau kini setara Rp 3,1 triliun dan lembaga amal kepunyaan Pangeran Al-Walid, Alwaleed Philanthropies, akan menyumbangkan dana US$ 109 juta (Rp 1,5 triliun) buat proyek rumah murah itu.

Lewat pernyataan tertulis, Alwaleed Philanthropies menjelaskan saban tahun akan dibangun sekitar seribu rumah. Proyek ini berlokasi di semua provinsi di Mesir, kecuali Kairo, Sena Utara, dan Sena Selatan.

Alwaleed Philanthropies dan Yayasan Misr al-Khair bakal mengumumkan syarat-syarat siapa berhak memiliki rumah murah itu.

Selain itu, Pangeran Al-Walid, konglomerat asal Arab Saudi, juga mendonasikan 40.468.564 meter persegi tanah di Toshka, daerah pertanian di selatan Mesir. "Sebagai hadiah untuk meningkatkan taraf kehidupan banyak rakyat Mesir," kata Alwaleed Philanthropies.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhamnad bin Zayid an-Nahyan menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Istana Qasr al-Watan di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 12 Januari 2020. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Indonesia gandeng UEA buat bangun ibu kota baru di Kalimantan Timur

Indonesia dan UEA teken perjanjian investasi senilai Rp 312 triliun.

Pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (labuanbajotour.com)

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   





comments powered by Disqus