bisnis

Dua BUMN Qatar sepakat bangun pembangkit listrik tenaga surya

Qatar Petroleum akan memiliki 40 persen saham dalam perusahaan patungan itu dan sisanya kepunyaan QEWC.

24 Desember 2015 02:47

Dua BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Qatar, Qatar Petroleum dan Qatar Electricity and Water Corporation (QEWC), kemarin meneken kerja sama buat membangun pembangkit listrik tenaga surya.

Menurut nota kesepahaman ini, Qatar Petroleum akan memiliki 40 persen saham dalam perusahaan patungan itu dan sisanya kepunyaan QEWC. Namun kedua perusahaan berpelat merah ini tidak memberikan peenjelasan rinci soal rencana mendirikan pembangkit listrik tenaga matahari itu.

QEWC dan anak-anak perusahaannya diperkirakan menghasilkan 11 ribu megawatt listrik pada semester pertama 2018. Produksi listrik saat ini 8.600 megawatt.

Negara-negara Arab pengekspor minyak di Teluk Persia memang mulai melirik sumber energi alternatif. Selain alasan lingkungan, mereka juga ingin memelihara cadangan minyak dan gas buat kebutuhan ekspor di masa depan.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Gulf Business)

Oman jadi negara Arab Teluk keempat berlakukan VAT

Oman memprediksi dari pemberlakuan VAT mulai tahun ini bisa meraup US$ 1,04 miliar atau 1,5 persen dari produk domestik bruto. 

Kapal supertanker mampu mengangkut sekitar dua juta barel minyak milik Abu Dhabi National Oil Company. (WAM)

ADNOC beli dua kapal supertanker berkapasitas dua juta barel minyak

Masing-masing kapal supertanker itu mampu mengangkut dua juta barel minyak.

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.

Kapal kargo MV Ever Given menutup jalur pelayaran di Terusan Suez, Mesir sejak 23 Maret 2021. (Suez Canal Authority)

Mesir beruding dengan pemilik kapal MV Ever Given soal kompensasi sebesar US$ 1 miliar

Terjepitnya MV Ever Given sehingga menutup jalur pelayaran di Terusan Suez merupakan kejadian pertama sejak kanal itu beroperasi 150 tahun lalu.





comments powered by Disqus