bisnis

Harga bensin di Arab Saudi naik mulai hari ini

Harga baru bensin itu, yakni Oktan 91 naik menjadi Rp 2.728 seliter dari Rp 1.637 dan Oktan 95 menjadi Rp 3.274 dari 60 Rp 2.183 per liter.

28 Desember 2015 15:50

Dalam rapat kabinet dipimpin Raja Salman bin Abdul Aziz hari ini di Ibu Kota Riyadh, pemerintah Arab Saudi menyetujui kenaikan harga bensin.

Harga baru itu mulai berlaku hari ini di seantero negara Kabah itu, seperti dilansir Saudi Press Agency. Kebijakan bersejarah ini merupakan bagian awal dari serangkaian reformasi ekonomi, fiskal, dan struktural direkomendasikan Kementerian Keuangan Arab Saudi.

Harga baru bensin itu, yakni Oktan 91 naik menjadi 75 halala (sen) atau kini setara Rp 2.728 seliter dari 45 halala (Rp 1.637) dan Oktan 95 menjadi 90 halala (Rp 3.274) dari 60 halala (Rp 2.183) per liter.

Kenaikan harga bensin ini merupakan salah upaya Arab Saudi buat mengurangi defisit anggaran.

Seorang pengendara mobil  di Arab Saudi sedang mengisi bensin. (Saudi Gazette)

Raja Salman tetapkan harga maksimum bensin mulai kemarin

Ini kali pertama Saudi menetapkan kembali harga tertinggi bensin sejak negeri Dua Kota Suci ini meliberalisasi tarifnya mengikuti harga pasar global.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Harga bensin di Arab Saudi kembali naik

Kenaikan bulan ini ketiga berurutan sejak Juni lalu.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Harga bensin di Arab Saudi naik lagi

Pada April dan Mei lalu harga bensin di negara Kabah itu melorot. 

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin mulai hari ini

Dua bulan sebelumnya, April dan Mei, harga bensin di negara Kabah itu turun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA akan bangun PLTS di Yordania dan listriknya bakal dijual ke Israel

PLTS itu akan menghasilkan 600 megawatt listrik untuk Israel dan Yordania bakal mendapat tambahan pasokan air seratus juta meter kubik.

26 November 2021

TERSOHOR