bisnis

Emirates masuk daftar 200 merek top dunia

Merek Emirates saat ini bernilai Rp 84,8 triliun.

21 Februari 2015 16:22

Emirates Airline untuk pertama kali masuk dalam daftar 200 merek top dunia, menurut Brand Finance Global 500 tahun ini.

Selama empat tahun berturut-turut, Emirates menanjak dalam daftar 500 merek terbaik di dunia. Daftar ini dipuncaki Apple, disusul Samsung serta Google.

Dalam daftar tahun ini, maskapai penerbangan berkantor pusat di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, itu menempati peringkat ke-196, naik 38 posisi dalam setahun terakhir. Pihak Emirates bilang keberhasilan menembus 200 merek tersohor sejagat ini lantaran komitmen kuat terhadap produk berkualitas, layanan memuaskan, dan investasi.

Menurut daftar itu, merek Emirates nilainya naik 21 persen dari US$ 5,48 miliar menjadi US$ 6,6 miliar atau Rp 84,8 triliun.

Emirates juga meraih kembali predikat merek paling bergengsi di Timur Tengah dan maskapai terbaik sedunia. "Bagi kami, pelanggan kami adalah hakim sekaligus juri terakhir," kata Presiden Emirates Airline Tim Clark. "Menjadi maskapai terbaik di dunia adalah pengakuan besar atas kinerja tiap staf kami karena mereka hidup, bernapas, dan membawa merek Emirates saban hari dalam kerja mereka."

Direktur Utama Brand Finance David Haigh mengakui karena menjadi sponsor utama di bidang olahraga dan jaringan rute global membikin Emirates dikenal di seluruh dunia. "Meski begitu, layanan istimewa dan keandalan Emirates adalah hal benar-benar menyokong merek," ujarnya.

Emirates tahun lalu meresmikan beroperasinya sepuluh rute baru menggunakan Airbus A380. Mereka juga menambah 20 tujuan baru. Tahun ini Emirates mengoperasikan rata-rata 3.500 penerbangan sepekan dengan jumlah armada 230 pesawat.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Jumlah karyawan Emirates dipecat bisa bertambah menjadi sembilan ribu orang

Maskapai asal Dubai ini sudah memberhentikan enam ribu staf sejak muncul pandemi Covid-19 Maret lalu.

Pramugari Emirates Airline. (@emirates/Twitter)

Emirates sudah kembalikan uang tiket calon penumpang sebesar Rp 7,2 triliun

Masih ada lebih dari setengah juta calon penumpang Emirates minta dikembalikan duit tiketnya.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates berhentikan lagi staf dan pilotnya

Di awal bulan lalu, Emirates dikabarkan memecat lebih dari seribu pekerjanya, termasuk 700 awak kabin dan 600 pilot.





comments powered by Disqus