bisnis

Arab Saudi putuskan hubungan dagang dan rute penerbangan dengan Iran

"Bukan Arab Saudi meningkatkan ketegangan. Semua langkah kami ambil bersifat reaktif," kata Jubair.

05 Januari 2016 11:10

Memburuknya hubungan Arab Saudi dan Iran kian mendalam. Riyadh kemarin memutuskan hubungan dagang dan jalur penerbangan dengan negara Mullah itu.

Dalam wawancara khusus dengan kantor berita Reuters, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair menambahkan warga negara Kabah itu juga dilarang bepergian ke Iran. Dia menyalahkan Iran sebagai pemicu ketegangan di Timur Tengah setelah Arab Saudi memancung ulama Syiah Syekh Nimr Baqir an-Nimr.

Dia meminta Iran bertindak normal sebelum memperbaiki hubungan. "Bukan Arab Saudi meningkatkan ketegangan. Semua langkah kami ambil bersifat reaktif," kata Jubair. "Iran mencampuri urusan dalam negeri Libanon. Iran juga mengirim Pasukan Quds dan Garda Revolusi ke Suriah."

Hubungan kedua negara memburuk sehabis penyerangan terhadap Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Teheran, Iran. Demonstran memprotes pelaksanaan hukuman mati atas Syekh Nimr bareng 46 orang lainnya Sabtu pekan lalu.

Negeri Dua Kota Suci itu Ahad malam lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Sehari kemudian Bahrain dan Sudan mengambil langkah serupa. Sedangkan Uni Emirat Arab menurunkan level hubungan diplomatik dari duta besar menjadi kuasa usaha.

Lewat akun Twitter resminya, otoritas penerbangan sipil Arab Saudi (GACA) telah menghentikan semua rute penerbangan dari dan ke Iran. "Berdasarkan pengumuman pemerintah memutus hubungan diplomatik dengan Iran, GACA akan menyetop semua penerbangan dari dan ke Iran."

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Ali Khamenei (kiri) saat Perang Iran-Irak. (Wikipedia)

Khamenei setujui kenaikan harga bensin sebesar 50 persen meski diprotes rakyat Iran

Kendaraan pribadi hanya mendapat jatah bensin 60 liter sebulan dengan harga naik 50 persen menjadi 15 ribu rial (US$ 0,15) per liter. Kalau membeli lagi melebihi kuota kena tambahan harga 30 ribu rial (US$ 0,26) tiap liternya.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco akan lepas 1,5 persen saham dengan harga 30-32 riyal per lembar

IPO Aramco dijadwalkan berlangsung pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi gelontorkan Rp 9,8 triliun untuk bantuan tunai bagi warga miskin bulan ini

Sejak program bantuan langsung tunai diluncurkan, negara Kabah itu sudah menghabiskan Rp 218,5 triliun.





comments powered by Disqus