bisnis

Fakta penting soal Saudi Aramco

Nilai Saudi Aramco lebih besar dibanding gabungan antara Apple, ExxonMobil, dan Facebook.

09 Januari 2016 12:56

Rencana penjualan saham Saudi Aramco, perusahaan minyak terbesar sejagat milik pemerintah Arab Saudi, mengejutkan banyak pihak.

Gagasan itu disampaikan Wakil Putera Mahkota sekaligus Ketua Dewan Kebijakan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dalam wawancara khusus dengan majalah the Economist dilansir Kamis lalu. Jika hal itu terlaksana, Saudi Aramco bakal menjadi perusahaan pertama di dunia bernilai US$ 1 triliun atau lebih terdaftar di bursa saham.

Berikut lima fakta penting soal Saudi Aramco:

* Nilai Saudi Aramco diperkirakan lebih dari US$ 1 triliun. Angka ini lebih besar dibanding gabungan antara Apple, ExxonMobil, dan Facebook.

* Perusahaan minyak dan gas terbesar sejagat ini dibentuk pada 1933, dengan keterlibatan Standard Oil of California, kini bernama Chevron.

* Saudi Aramco dinasionalisasi sebagian pada 1950 dan kantor pusatnya dipindah dari New York (Amerika Serikat) ke Dhahran di Arab Saudi. Saudi Aramco dikuasai Arab Saudi sepenuhnya 30 tahun kemudian. Perusahaan ini mengontrol cadangan minyak sebesar 260 miliar barel, begitu kaya dan amat mudah diproduksi.

* Bernama resmi the Saudi Arabian Oil Company, Aramco menguasai lusinan ladang minyak, termasuk ladang minyak daratan terbesar di dunia, Ghawar, dan ladang minyak lepas pantai terbesar sejagat di Safaniyah.

* Saudi Aramco mengelola sejumlah ladang gas serta pengilangan, pemasaran, dan distribusi ke seluruh dunia. Perusahaan memiliki kantor riset di Aberdeen ini mempekerjakan sekitar 60 ribu karyawan, termasuk 10 ribu ekspatriat.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan tawarkan setengah persen sahamnya kepada investor individual

Buat tahap awal, Aramco akan melepas dua persen sahamnya di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 951 triliun

Aramco tahun lalu memperoleh laba Rp 1.554 triliun dan Rp 656 triliun di semester pertama tahun ini.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

IPO Aramco akan dilakukan di Bursa Saham Saudi

Aramco diprediksi melepas satu persen sahamnya di Tadawul tahun ini dan satu persen lagi pada 2020. Sedangkan tiga persen lainnya akan dijual di bursa internasional pada 2020 atau 2021.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco tunda pelaksanaan IPO

Tadinya dijadwalkan pada 20 Oktober di Tadawul.





comments powered by Disqus