bisnis

Lulu Group segera resmikan tiga supermarketnya di Indonesia

Ketiga supermarket itu, menurut sumber Albalad.co, terletak di Cakung (Jakarta Timur), Cengkareng (Jakarta Barat), dan Bumi Serpong Damai (Tangerang).

17 Januari 2016 11:08

Lulu Group, jaringan ritel asal Uni Emirat Arab (UEA), bakal segera meresmikan tiga supermarket pertamanya di Indonesia tahun ini.

Ketiga supermarket itu, menurut sumber Albalad.co, terletak di Cakung (Jakarta Timur), Cengkareng (Jakarta Barat), dan Bumi Serpong Damai (Tangerang). "Kemungkinan mulai beroperasi pertengahan tahun ini," katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya Jumat malam lalu.

Dia menambahkan molornya peresmian tiga supermarket Lulu itu lantaran masalah pengajuan izin dilakukan Yusuf Ali, pemilik Lulu Group. Yusuf Ali mengajukan izin kepada BKPM (Badan Koordinasi Pemilik Modal) sebagai individu, yakni warga negara India. Sedangkan badan hukum dari Lulu Group asal Abu Dhabi, UEA.

Sesuai hukum berlaku di UEA, warga negara asing tidak bisa mayoritas, maksimal 49 persen dan sisanya milik warga UEA. "Jadi Yusuf Ali ingin menguasai seratus persen saham Lulu di Indonesia tanpa direcoki orang UEA sebagai pemegang saham mayoritas," ujar sumber itu.

Hingga berita ini dilansir, CEO Lulu Indonesia Rajmohan Nair tidak bisa dimintai komentar. Telepon dan pesan dikirim Albalad.co melalui WhatsApp tidak dijawab.

Kesepakatan Lulu Group memperluas pasarnya di Indonesia tercapai saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke UEA tahun lalu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Raja Salman tunjuk anaknya jadi menteri energi

Tiga anak Raja Salman sudah masuk kabinet.





comments powered by Disqus