bisnis

Arab Saudi akan wajibkan toko tutup jam sembilan malam

Sektor swasta juga akan dapat libur dua hari sepekan.

27 Januari 2016 17:27

Pemerintah Arab Saudi akan memberlakukan aturan mewajibkan seluruh toko di negara Kabah itu beroperasi hingga jam sembilan malam.

Sejumlah sumber mengungkapkan kabinet akan segera mengumumkan aturan ini setelah menerima sejumlah studi merekomendasikan hal itu. Meski begitu, para pemilik bakal diberi waktu sebelum menjalankan kebijakan ini sepenuhnya.

Para pemilik toko menolak aturan ini karena bakal menurunkan penjualan. Mereka beralasan konsumen di Arab Saudi tidak bisa berbelanja pagi atau sore karena suhu terik, terutama di musim panas.

Para investor juga keberatan dengan rencana menerapkan aturan libur dua hari sepekan atau 40 jam kerja seminggu bagi sektor swasta.

Seorang pejabat senior di Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi membenarkan kedua aturan itu telah disepakati. Dia bilang kebijakan ini untuk menarik warga negara Saudi bekerja di sektor swasta.

Logo WhatsApp. (Arab News)

Arab Saudi bantah blokir layanan telepon WhatsApp

Sejumlah perusahaan telekomunikasi di negara Kabah itu rugi kalau telepon WhatsApp aktif.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (diverse bristol productions)

Standar gaji di Arab Saudi tertinggi kedua di Timur Tengah

Gaji minimum terbesar di kawasan itu adalah di Bahrain, yakni US$ 800 atau kini setara Rp 11,8 juta sebulan.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Gulf Business)

Arab Saudi tarik Rp 1.028,6 triliun dananya di luar negeri

cadangan devisa di bank sentral negara kabah itu, Saudi Arabian Monetary Agency (Sama), telah berkurang hingga US$ 71 miliar.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Gulf Business)

IMF desak Saudi potong subsidi bahan bakar dan gaji pegawai

Itu bakal menguntungkan buat sisi fiskal dan mengurangi konsumsi energi.





comments powered by Disqus