bisnis

Takut wabah penyakit, Oman larang pembantu asal lima negara Afrika

Pemberian visa baru bagi pembantu rumah tangga dari Ethiopia, Kenya, Senegal, Guinea, dan Kamerun telah dihentikan sejak 1 Februari 2016.

03 Februari 2016 01:02

Oman telah menghentikan mengeluarkan visa bagi para pembantu rumah tangga dari Ethiopia, Kenya, Senegal, Guinea, dan Kamerun. Kebijakan ini resmi berlaku mulai kemarin.

Meski begitu, menurut pejabat senior dari Kepolisian Nasional Oman Mayor Rasyid al-Abri, proses mengurangi perekrutan para pembantu dari kelima negara itu sudah dimulai beberapa bulan lalu. "Visa baru bagi pembantu dari negara-negara itu sudah disetop sepenuhnya," katanya.

Ada dua alasan kebijakan itu dikeluarkan. "Pertama, untuk menghindari penyebaran penyakit dari negara-negara Afrika ke Oman," ujar Abri. "Kedua, kami juga menemukan para pembantu dari negara Afrika ini terlibat kejahatan tertentu. Kami perlu menghentikan praktek ini."

Namun aturan ini tidak berlaku bagi para pembantu dari kelima negara Afrika itu sudah bekerja di Oman. Mereka masih bisa memperpanjang izin kerja.

Fasilitas milik Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hanya akan lepas dua persen saham

Diperkirakan bisa meraup dana Rp 567,5 triliun.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir (tengah dan berkemeja batik biru) berpose bareng Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik usai pertemuan di Jakarta, 7 Juli 2017. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi rugi Rp 28 triliun karena Aramco diserang

Insiden itu mengakibatkan produksi minyak 5,7 juta barel sehari terhenti. An

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco secara resmi umumkan rencana IPO bulan depan

Sejumlah sumber memperkirakan pengumuman itu keluar pada 20 Oktober.





comments powered by Disqus