bisnis

Emirates Airline merek terbaik di UEA

Disusul maskapai Etihad Airways di posisi kedua dengan 14 persen suara.

07 Februari 2016 03:58

Emirates Airline terpilih sebagai merek perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) terbaik menurut hasil penelitian terbaru bikinan perusahaan konsultan komunikasi IHC.

Hasil survei terhadap lebih dari seribu warga UEA menunjukkan 43 persen responden merasa Emirates sebagai merek bereputasi terbaik di negara Arab Teluk itu. Disusul maskapai Etihad Airways di posisi kedua dengan 14 persen suara.

Perusahaan telekomunikasi Etisalat di peringat ketiga (10 persen), disusul Souq.com dan Dubizzle, sama-sama meraih suara delapan persen.

Emirates NBD memimpin di kategori bank lewat perolehan tujuh persen suara. Lalu ada ritel elektronik Sharaf DG di tempat ketujuh (4 persen), diikuti maskapai murah Flydubai (3 persen), Air Arabia (2 persen) dan Universitas UEA (2 persen).

"Fulus selalu bicara soal membangun citra merek," kata Direktur Pelaksana IHC Ian Hainey. Emirates sudah meraih kesuksesan itu dengan menaikkan anggaran komunikasi hingga 1 miliar dirham sebagai bagian dari startegi ekspansi global, termasuk lewat sponsor, iklan, hubungan kemasyarakatan."

Pesawat milik maskapai Emirates Airline. (Twitter/@emirates)

Emirates Airline rugi Rp 78,7 triliun karena pandemi Covid-19

Sebelum pandemi Covid-19, Emirates Airline mempekerjakan 60.033 staf, termasuk 4.300 pilot dan hampir 22 ribu kru kabin. Sekarang jumlah karyawan Emirates melorot menjadi 40.801 orang.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.





comments powered by Disqus