bisnis

Mesir bakal berlakukan VAT

Rancangan beleid VAT bakal diajukan ke parlemen akhir bulan ini.

09 Februari 2016 14:08

Perdana Menteri Mesir Syarif Ismail hari ini bilang pemerintah diperkirakan mengajukan rancangan undang-undang VAT (pajak pertambahan nilai) ke parlemen akhir bulan ini.

Kepada wartawan di sela sebuah konferensi berlangsung di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, Ismail berharap parlemen mengesahkan beleid itu tahun ini.

VAT merupakan salah satu cara untuk menambah pendapatan negara. Rencana penerapan VAT pun sudah disetujui enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - tergabung dalam organisasi GCC (Dewan Kerja Sama Teluk).

Keenam anggota GCC itu sepakat bakal memberlakukan VAT dalam tiga tahun. Besarannya maksimal lima persen.

Peresmian kantor Konsulat Jenderal Uni Emirat Arab (UEA) di Kota Al-Uyun, Sahara Barat, berlangsung pada Rabu, 4 November 2020. (Hes Press)

Aljazair tutup wilayah udaranya untuk semua maskapai Maroko

Perbatasan darat antara kedua negara juga sudah ditutup sejak 1994.

Aparat keamanan Libanon. (Al-Arabiya/Supplied)

Libanon terancam kehabisan pasokan listrik dalam sepekan mendatang

Kelangkaan BBM menyebabkan pemadaman listrik di seantero Libanon dapat mencapai 23 jam tiap hari. Sebagian besar rakyat mengandalkan generator pribadi mahal harganya.

Desain proyek pembangunan Taman Raja Salman berlokasi di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi bangun taman kota terbesar di dunia senilai Rp 14,6 triliun

Taman Raja Salman ini akan didirikan di atas lahan seluas 13,4 kilometer persegi. Lebih besar lima kali ketimbang Taman Hyde di London dan empat kali lebih luas dibanding Taman Sentral di New York.

Konvoi truk tangki pengangkut minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran tiba di Lembah Bekaa, 17 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Hizbullah mulai bagikan solar ke rumah-rumah sakit di Libanon

Impor 33 ribu metrik ton minyak solar oleh Hizbullah dari Iran itu tiba di Pelabuhan Baniyas, Suriah, Ahad pekan lalu.





comments powered by Disqus