bisnis

Putera mahkota Arab Saudi beri keistimewaan bagi perusahaan-perusahaan Turki

Perusahaan-perusahaan besar Turki akan berfokus pada proyek-proyek raksasa, seperti jalan tol, konstruksi, rel kereta, pelabuhan, pembangunan pedesaan, reformasi pertanahan, bendungan, dan jembatan.

17 Februari 2016 09:41

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif telah mengeluarkan perintah kepada seluruh gubernur di negara Kabah itu untuk mendorong perusahaan-perusahaan asal Turki menaikkan peran mereka di pasar Saudi.

Instruksi itu dikeluarkan setelah kedua negara sepakat membentuk Dewan Kerja Sama Strategis untuk mengkoordinasikan dan membangun hubungan di bidang ekonomi, politik, keamanan, pendidikan, dan kesehatan.

Pangeran Muhammad Nayif bilang kepada semua gubernur untuk mematuhi arahan telah dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Ibrahim al-Assaf soal persetujuan atas banyak perusahaan Turki, termasuk Kolin, seperti dilansir media setempat.

Kolin adalah satu dari banyak perusahaan terbesar Turki bakal memasuki pasar Saudi. Kolin telah bergerak di sektor konstruksi lebih dari 39 tahun, mengerjakan beragam proyek perumahan, kontraktor, energi, wisata, transportasi, pertambangan, proyek industri dan pertanian di pelbagai negara.

Kolin juga bergerak di sektor militer dan pertahanan, termasuk keberhasilan mereka membangun gedung-gedung tahan ledakan, seperti kantor perdana menteri Turki, Kementerian Pertahanan Turki dan pangkalan-pangkalan udara, infrastruktur NATO (Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara), serta gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Perusahaan-perusahaan Turki bakal beroperasi di Arab Saudi akan memusatkan perhatian pada proyek-proyek raksasa, seperti jalan tol, konstruksi, rel kereta, pelabuhan, pembangunan pedesaan, reformasi pertanahan, bendungan, dan jembatan.

Kilang minyak di Iran. (Press TV)

Iran temukan ladang minyak baru dengan cadangan 50 miliar barel

Jumlah cadangan minyak negara Mullah itu saat ini sekitar 150 miliar barel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan tawarkan setengah persen sahamnya kepada investor individual

Buat tahap awal, Aramco akan melepas dua persen sahamnya di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul).

Suasana di luar bandar Udara Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi, Juni 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi berlakukan pajak bandar udara mulai 1 Januari 2020

Pajak itu besarannya 21 riyal untuk penerbangan sekali jalan.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 951 triliun

Aramco tahun lalu memperoleh laba Rp 1.554 triliun dan Rp 656 triliun di semester pertama tahun ini.





comments powered by Disqus