bisnis

Kuwait teken kontrak ekspor minyak 100 ribu barel sehari ke Asia

Berpotensi menghasilkan pendapatan bagi negara US$ 2 miliar setahun.

17 Februari 2016 22:46

Kuwait telah menandatangani sebuah kontrak untuk mengekspor 100 ribu barel minyak sehari dengan sebuah perusahaan kilang besar.

Kantor berita resmi Kuwait News Agency hari ini melaporkan kesepakatan itu bisa menghasilkan pendapatan bagi negara US$ 2 miliar per tahun.

"Kontrak itu salah satu dari sejumlah perjanjian strategis memperkuat posisi Kuwait sebagai pemasok minyak utama ke pasar Asia," kata Nabil Bouresli, Direktur Pelaksana Pemasaran Internasional di Kuwait Petroleum Corporation (KPC), seperti dikutip Kuwait News Agency. Namun dia tidak menyebut nama perusahaan pengilangan itu.

Kuwait berencana menaikkan produksi minyak mentahnya hingga 150 ribu barel per hari di kuartal ketiga tahun ini. Bouresli awal bulan ini bilang negara Arab Teluk itu juga segera meneken beberapa perjanjian ekspor baru dengan pelanggan di Eropa.

Menteri Perminyakan Kuwait Bakhit arRasyidi. (Supplied)

Menteri perminyakan Kuwait mundur

Dalam 20 tahun terakhir, Kuwait sudah memiliki 15 menteri perminyakan.

Ladang minyak di Kuwait. (kpc.com.kw)

Kuwait hentikan ekspor minyak ke Amerika

Kuwait telah menggeser ekspor minyaknya ke negara-negara Asia, saat ini mencapai 80 persen dari total volume ekspor minyak Kuwait.

Fasilitas milik Kuwait Petroleum Corporation. (Arabian Business)

Kuwait Petroleum akan gelontorkan US$ 500 miliar untuk naikkan kapasitas produksi

Produksi minyak mentah Kuwait saat ini sekitar 3,15 juta barel sehari.

Kilang milik Kuwait National Petroleum Company di kawasan industri Syuaiba, 50 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Kuwait City. (KNPC)

KNPC berencana gelontorkan US$ 11,6 miliar dalam lima tahun

KNPC bakal menutup kilang tua Syuaiba berkapasitas 200 ribu barel sehari.





comments powered by Disqus