bisnis

Komitmen investasi Iran di Indonesia tahun lalu senilai Rp 51 triliun

Fadel Muhammad yakin Iran bakal merealisasikan setengah lebih dari total komitmen invetasinya.

19 Februari 2016 16:22

Negara-negara Timur Tengah tahun lalu berkomitmen bakal menggelontorkan investasi senilai Rp 61,2 triliun. Dari jumlah itu, Iran memimpin dengan komitmen investasi Rp 51 triliun untuk tiga proyek, menurut data BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) diterima Albalad.co pekan ini.

Yordania menyusul di peringkat kedua dengan komitmen lima proyek investasi bernilai Rp 3,4 triliun. Diikuti Turki dengan sebelas proyek (Rp 2,7 triliun), Uni Emirat Arab dengan dua proyek (Rp 2,5 triliun), dan Arab Saudi dengan 36 proyek investasi seharga Rp 1,6 triliun.

Fadel Muhammad al-Haddar, Ketua Komite Kerja Sama Iran di Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia yakin negara Mullah itu bakal merealisasikan lebih dari setengah komitmen investasi. "Saya optimistis mereka bisa mengembangkan dengan baik di Indonesia. Insya Allah," kata Fadel saat ditemui Albalad.co hari ini di kantornya di gedung Anugerah, Pancoran, Jakarta Selatan.

Data BKPM menunjukkan total realisasi investasi asing di Indonesia tahun lalu Rp 545,4 triliun, naik 17,8 persen dibanding 2014. Komitmen investasi di 2015 juga meningkat 45 persen menjadi Rp 1.852 triliun.

Berikut realisasi investasi Timur Tengah di Indonesia pada 2015 menurut BKPM:

Kategori sektor

Industri kimia dan farmasi: US$ 29 juta (50,7 persen) Hotel dan restoran: US$ 12 juta (20,08 persen) Real estate, industrial estate, dan gedung perkantoran: US$ 6 juta (11,11 persen) Layanan lain: US$ 4 juta (7,35 persen) Lain-lain: US$ 3 juta (5,54 persen) Perdagangan dan reparasi: US$ 3 juta (5,22 persen)

Kategori wilayah

Banten: US$ 30 juta (49,47 persen) Jawa Tengah: US$ 12 juta (20,2 persen) Jakarta: US$ 9 juta (16,17 persen) Jawa Barat: US$ 5 juta (9,13 persen) Jawa Timur: US$ 2 juta ( persen) Lain-lain: US$ 1 juta (1,03 persen)

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Raja Salman tunjuk anaknya jadi menteri energi

Tiga anak Raja Salman sudah masuk kabinet.





comments powered by Disqus