bisnis

UEA berlakukan VAT lima persen mulai 1 Januari 2018

Enam negara anggota GCC dikasih kelonggaran waktu hingga 1 Januari 2019 untuk berlakukan VAT lima persen.

24 Februari 2016 22:08

Uni Emirat Arab (UEA) bakal menerapkan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen mulai 1 Januari 2018, dengan pengecualian atas 150 jenis barang makanan, kesehatan, dan pendidikan, menurut seorang pejabat senior negara itu hari ini.

Menteri Negara Urusan Keuangan UEA Ubaid Humaid at-Tayir bilang resolusi disahkan enam negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk), yakni Arab Saudi, Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, dan Oman menyebutkan VAT bisa diberlakukan mulai 2018. Tapi enam negara itu memiliki kelonggaran hingga 1 Januari 2019.

"Ada kelonggaran waktu setahun diberikan sesuai kesiapan masing-masing negara," kata Tayir dalam jumpa pers digelar Kementerian Keuangan di Kota Dubai, UEA.

Di tahun pertama pemberlakukan VAT, UEA diperkirakan bisa meraup pendapatan 12 miliar dirham (sekitar US$ 3,3 miliar), seperti dilansir Gulf News. Ini bakal menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya enam negara Arab Teluk itu menerapkan pajak langsung untuk menutupi defisit akibat melorotnya harga minyak mentah global.

IMF (Dana Moneter Internasional) awal pekan ini mengatakan meski hanya satu digit, penerapan VAT itu akan mampu meraih pendapatan dua persen dari total produk domestik bruto enam negara Arab Teluk.

Pemberlakukan VAT bakal menjadi perubahan ekonomi besar di kawasan Teluk karena selama ini negara anggota GCC kurang memiliki sistem pajak. Bahkan tidak ada pajak pendapatan.

Pengendara skuter menutup hidung saat melewati tumpukan sampah di Ibu Kota Beirut, Libanon, Kamis, 23 Juli 2015. (Muhammad Azakir, the Daily Star)

Krisis ekonomi paksa warga Libanon pakai sistem barter buat peroleh kebutuhan dasar

Kursi goyang bayi ditukar dengan susu formula, gaun pengantin dengan alat pengaduk adonan kue elektrik.

Jet pribadi Challenger 604 terbang dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mendarat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 22 Oktober 2019. (Flightradar24)

Mulai besok, tarif VAT di Arab Saudi naik jadi 15 persen

Arab Saudi bareng UEA pertama kali memberlakukan VAT senilai lima persen sejak 1 Januari 2018.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Menteri energi Saudi sebut negaranya akan tetap jadi produsen minyak terbesar hingga 2050

Arab Saudi saat ini merupakan penghasil minyak dengan ongkos termurah sejagat, yakni US$ 3 per barel.

Restoran di Arab Saudi. (Sky News)

1,2 juta pekerja asing akan tinggalkan Arab Saudi tahun ini

Meski akan ditinggalkan banyak pekerja asing, tingkat pengangguran di Arab Saudi tidak berubah, yakni 12 persen.





comments powered by Disqus