bisnis

Amerika Serikat negara paling diminati investor properti asal UEA

Saat ini kian banyak warga UEA berinvestasi di properti (42 persen) dibanding saham atau obligasi (30 persen).

27 Februari 2016 02:24

Amerika Serikat, Inggris, Australia, Singapura, dan Jerman menjadi lima negara favorit bagi para investor properti asal Uni Emirat Arab (UEA) untuk menanamkan modal mereka.

Menurut jajak pendapat YouGov disetujui oleh perusahaan investasi IP Global, Amerika memuncaki daftar dengan 21 persen suara. Disusul Inggris (19 persen), Australia (16 persen), Singapura serta Jerman (sama-sama 13 persen).

UEA merupakan satu dari lima negara di mana survei dilakukan, sebagai bagian dari penelitian IP Global buat mengenali kecenderungan investasi di pasar-pasar utama. Empat negara lainnya adalah Hong Kong, Singapura, Inggris, dan Afrika Selatan.

"Amerika telah membuktikan sebagai pasar paling populer buat para investor potensial UEA," kata Richard Bradstock, kepala IP Global urusan Timur Tengah. "Hal ini tidak mengejutkan karena dua kota di negara itu, Miami dan Chicago, menawarkan potensi besar untuk para investor."

Ketika ditanya jenis aset apa dipilih, properti di negaranya sendiri sebagai aset paling disukai para investor UEA. Saat ini kian banyak warga UEA berinvestasi di properti (42 persen) dibanding saham atau obligasi (30 persen).

Survei itu melibatkan lebih dari seribu orang UEA dewasa. Sebanyak 41 persen responden menyebut pajak sebagai salah satu ganjalan buat mereka berinvestasi di luar negeri. Sedangkan 33 persen lainnya bilang ketidaktahuan mengenai hukum di negara tujuan investasi menjadi hambatan.

Hasil survei YouGov tahun lalu menunjukkan London (Inggris), New York (Amerika Serikat), dan Sydney (Australia) sebagai kota paling populer bagi warga UEA untuk berinvestasi.

Konvoi truk tangki pengangkut minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran tiba di Lembah Bekaa, 17 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Hizbullah mulai bagikan solar ke rumah-rumah sakit di Libanon

Impor 33 ribu metrik ton minyak solar oleh Hizbullah dari Iran itu tiba di Pelabuhan Baniyas, Suriah, Ahad pekan lalu.

Logo Kape Technologies, perusahaan keamanan siber asal Israel. (Kape)

Perusahaan keamanan siber Israel beli ExpressVPN seharga Rp 13,3 triliun

Kape menyebutkan pemngambilalihan ExpressVPN ini akan meningkatkan jumlah pelanggan berbayar hingga lebih dari enam juta.

Para pendukung Hizbullah di Libanon menyambut kedatangan konvoi truk mengangkut minyak solar dari Suriah, merupakan impor dilakukan Hizbullah dari Iran, pada 16 September 2021. (Telegram)

Minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran tiba di Libanon

Pengiriman pertama minyak solar diimpor Hizbullah dari Iran itu sebanyak 33 ribu metrik ton.

Gambar satelit memperlihatkan kapal tanker Iran mengangkut 33 ribu metrik ton minyak solar untuk Libanon telah tiba di Pelabuhan Baniyas, Suriah. (TankerTrackers.com)

Nasrallah: Impor minyak solar dari Iran untuk Libanon sudah tiba di Suriah

Iran mengangkut 33 ribu metrik ton minyak solar untuk Libanon.





comments powered by Disqus