bisnis

Masalah telat gaji karyawan Binladin Group telah diselesaikan

Salah satu pilihan, pekerja dibolehkan tinggal di rumah hingga perusahaan membayar tunggakan gaji mereka.

27 Februari 2016 13:34

Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan keterlambatan gaji karyawan Saudi Binladin Group. Masalah ini telah memicu lebih dari seribu pekerja perusahaan konstruksi terbesar di negara Kabah itu berunjuk rasa.

Keputusan itu dicapai dalam pertemuan antara Kementerian Tenaga Kerja, Binladin Group, dan polisi di Kota Makkah baru-baru ini, seperti dilansir media setempat kemarin.

Sekitar dua ribu insinyur, staf manajemen, dan pekerja Binladin Group dilaporkan sudah empat bulan tidak menerima gaji. Frustasi karena pembayaran gaji mereka ditunda, lebih dari seribu karyawan berdemonstrasi di luar kantor pusat Binladin Group di Kota Jeddah.

Sejumlah sumber mengungkapkan sesuai perjanjian, pekerja dibolehkan tinggal di rumah hingga perusahaan membayar tunggakan gaji mereka. Pilihan kedua adalah mengizinkan siapa saja ingin berhenti bisa mengurus hak-haknya. Opsi ketiga yaitu pekerja dan staf dapat memperoleh sponsor buat pindah kerja.

Menteri Energi Israel Karin Elharrar, Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab (UEA) Mariam al-Muhairi, dan Menteri Air Yordania Muhammad an-Najjar pada 22 November 2021 di Dubai, UEA, menandatangani kerjasama pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di Yordania. (Courtesy)

UEA akan bangun PLTS di Yordania dan listriknya bakal dijual ke Israel

PLTS itu akan menghasilkan 600 megawatt listrik untuk Israel dan Yordania bakal mendapat tambahan pasokan air seratus juta meter kubik.

Pusat riset dan pengembangan produk Apple di Kota Herzliya, wilayah tengah Israel. (Courtesy)

Apple gugat produsen aplikasi sadap asal Israel

Apple meminta uang kompensasi US$ 10 juta kepada NSO Group.

Bursa Saham Arab Saudi atau Tadawul, berlokasi di Ibu Kota Riyadh. (Saudi Gazette)

Saudi Tadawul Group akan jual 30 persen sahamnya dalam IPO

Saudi Tadawul Group telah menetapkan harga per lembar sahamnya 95-105 riyal.

Proyek Oxagon, kota terapung bersegi delapan ingin dibangun Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Twitter/Screengrab)

Saudi berencana bangun kota terapung bersegi delapan

"Kenapa akhirnya saya memilih menjadi dosen ketimbang menghabiskan hari-hari saya untuk merancang kota-kota fantasi bagi putera mahkta Saudi," ujar pakar Timur Tengah Christian Henderson.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA akan bangun PLTS di Yordania dan listriknya bakal dijual ke Israel

PLTS itu akan menghasilkan 600 megawatt listrik untuk Israel dan Yordania bakal mendapat tambahan pasokan air seratus juta meter kubik.

26 November 2021

TERSOHOR