bisnis

Aramco buka tender buat proyek energi bersih senilai US$ 2 miliar

Sudah sebelas kontraktor asing mengajukan diri untuk ikut tender.

29 Februari 2016 07:02

Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi, telah membuka tender untuk proyek energi bersih senilai US$ 2 miliar di kilang Ras Tanura, seperti dilansir the Wall Street Journal dengan mengutip sejumlah sumber mengetahui hal itu.

Proyek terbagi dalam dua paket besar ini akan membuat Aramco bisa menghasilkan bensin dan diesel ramah lingkungan buat konsumsi dalam negeri dan ekspor.

Proyek itu akan berfokus pada perubahan fasilitas-fasilitas sudah ada di kilang mampu berkapasitas 550 ribu barel minyak sehari, terbesar di Timur Tengah. Proyek ini juga akan menambah unit-unit baru untuk mengurangi kadar belerang dan benzene dalam minyak dan gas.

Paket pertama meliputi EPC (perencanaan, pengadaan, dan pembangunan) fasilitas pengolahan naphtha, distribusi listrik, dan sistem kotrol. Paket kedua mencakup sarana pendukung di proyek energi besih Ras Tanura, termasuk EPC semua tangki, gardu induk, dan beberapa bangunan.

Sejauh ini sudah sebelas kontraktor internasional mengajukan diri untuk ikut dalam tender proyek energi bersih itu.

Kontraktor berminat ikut tender untuk dua paket adalah Daelim, Hyundai Engineering & Construction (E&C), Samsung Engineering, dan GS Engineering & Construction (E&C), keempatnya asal Korea Selatan. Juga ada JGC Corporation (Jepang), Saipem (Italia), dan Tecnicas Reunidas (Spanyol).

Dua perusahaan dari Korea Selatan, Daewoo Engineering & Construction (E&C) and Hanwha Engineering & Construction (E&C), Larsen & Toubro (India), serta Petrofac (Inggris) mengajukan diri untuk proyek paket dua saja.

Batas waktu pengajuan rancangan teknis dan komersial untuk kedua paket proyek itu 11 Mei mendatang. Aramco bilang bakal mengumumkan pemenang tender di kuartal ketiga tahun ini.

Proyek ini diperkirakan mulai dikerjakan akhir tahun ini dan selesai awal 2020.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir (tengah dan berkemeja batik biru) berpose bareng Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik usai pertemuan di Jakarta, 7 Juli 2017. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi rugi Rp 28 triliun karena Aramco diserang

Insiden itu mengakibatkan produksi minyak 5,7 juta barel sehari terhenti. An

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco secara resmi umumkan rencana IPO bulan depan

Sejumlah sumber memperkirakan pengumuman itu keluar pada 20 Oktober.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.





comments powered by Disqus