bisnis

Aliansi Saudi-UEA berencana bangun kota industri senilai US$ 3 miliar di Suez

Di sana bakal dibangun 120 pabrik menghasilkan beragam produk, termasuk makanan dan mobil.

05 Maret 2016 04:56

Aliansi Arab Saudi-Uni Emirat Arab (UEA) melibatkan sekelompok perusahaan telah mengajukan permintaan kepada Komisi Ekonomi Terusan Suez buat memperoleh lahan 464.515 meter persegi, untuk dijadikan kota industri senilai US$ 3 miliar.

Perwakilan aliansi, Ahmad Sabri, bilang kota industri itu bakal memiliki 120 pabrik buat menghasilkan beragam produk, termasuk makanan dan mobil. Juga akan ada sebuah kota bisnis dan areal gudang. Dia menjelaskan aliansi Saudi-UEA ini juga bakal menggelontorkan US$ 3 juta untuk membangun infrastruktur pendukung.

Menurut Mayor Jenderal Abdul Qadir Darwisy, Wakil Kepala Komisi Ekonomi Kanal Suez, perencanaan pembangunan di kawasan Suez bakal selesai dibikin sebelum Juli tahun ini. Komisi itu akan mempunyai wewenang buat menyiapkan proyek-proyek bisa menciptakan lapangan kerja bagi rakyat Mesir.

Komisi Ekonomi Suez berhak pula melansir aturan buat melindungi hak-hak investor dan negara. Komisi ini tengah menyiapkan sejumlah insentif investasi dan menyelesaikan beberapa persoalan terkait.

CEO Bank Hapoalim Dov Ketler bertemu CEO the National Bank of Bahrain Jean Christophe Durand di Ibu Kota Manama, Bahrain, November 2020. (Courtesy)

Dua bank terbesar Israel sepakati kerjasama dengan bank Bahrain

NBB memiliki 29 kantor cabang di Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Tiga kapal patroli Angkatan Laut Iran menangkap kapal tanker MT Hankook Chemi dari Korea Selatan. (Tasnim News Agency)

Tahan kapal tanker Korea Selatan, Iran tuntut Seoul transfer dana hasil penjualan minyak sebesar Rp 99,6 triliun

Uang hasil penjualan minyak Iran itu dibekukan oleh dua bank di Korea Selatan selama 2,5 tahun.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.





comments powered by Disqus