bisnis

Seruan Joko Widodo boikot produk Israel sia-sia

"Yordania dan Mesir tidak mungkin memboikot. Mereka memperoleh banyak fulus dari berhubungan dengan Israel," ujar Shahaf.

08 Maret 2016 13:14

Seruan Presiden Joko Widodo untuk memboikot produk Israel dinilai bakal sia-sia saja. Sebab kenyataannya banyak negara Arab dan muslim menjalin hubungan dagang dan ekonomi dengan Israel.

Seruan boikot itu disampaikan Joko Widodo kemarin saat menutup Konferensi Tingkat Tinggi luar biasa OKI (Organisasi Konferensi Islam) di Balai Sidang, Senayan, Jakarta. "Perlu penguatan tekanan kepada Israel, termasuk boikot terhadap produk Israel dihasilkan di wilayah pendudukan Palestina," katanya.

Emanuel Shahaf, pengusaha Israel ikut membantu terwujudnya hubungan dagang Indonesia-Israel semasa pemerintahan Abdurrahman Wahid, menilai seruan boikot itu bodoh dan hanya bakal merugikan Indonesia.

Dia menambahkan nilai ekspor-impor Indonesia-Israel di kisaran US$ 400-500 juta setahun, sekitar 80 persennya adalah ekspor Indonesia. Impor Indonesia dari Israel sebagian besar adalah produk-produk berteknologi tinggi, porsi besarnya dibeli melalui pihak ketiga, seperti Singapura, Eropa, dan Yordania.

Dia menyebut nilai perdagangan Malaysia-Israel mencapai US$ 1 miliar tiap tahun. Kebanyakan komoditas berupa elektronik.

"Yordania dan Mesir tidak mungkin memboikot. Mereka memperoleh banyak fulus dari berhubungan dengan Israel," ujar Shahaf kepada Albalad.co melalui WhatsApp hari ini. Mesir dan Yordania adalah dua negara Arab membina hubungan diplomatik dengan Israel. Relasi Kairo-Tel Aviv terbentuk sejak 1979, sedangkan ikatan Amman-Tel Aviv tercipta sedari 1994.

Turki pun memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, namun masih dalam proses pemulihan sejak tragedi Mavi Marmara pada 2010. Sembilan pegiat kemanusiaan Turki tewas saat misi kemanusiaan ke Jalur Gaza diserbu pasukan komando Israel dalam insiden itu.

Shahaf menjelaskan negara-negara Arab Teluk, termasuk Arab Saudi, Iran, Irak, dan Maroko juga berbisnis dengan Israel meski lewat negara ketiga.

Dia bilang kalau negara-negara muslim memboikot produk Israel, mereka tidak bisa membeli komputer berprosesor Intel. "Karena tiap satu chip Intel sejak 1970-an dibuat di Israel," tutur Shahaf. "Aplikasi Waze juga asal Israel."

Apa yang disampaikan Joko Widodo itu sejalan dengan gerakan BDS (Boikot, Divestasi, dan Sanksi) dibentuk masyarakat sipil Palestina pada 2005. Hanya saja cakupannya kurang luas. Joko Widodo cuma meminta dunia Islam memboikot produk bikinan perusahaan Israel di wilayah pendudukan Palestina, artinya yang ada di Tepi Barat dan Jalur Gaza saja.

Sedangkan gerakan BDS menyerukan kepada dunia internasional memboikot seluruh produk dan perusahaan (Israel serta internasional) mengambil keuntungan dari pelanggaran terhadap hak-hak Palestina, termasuk institusi olahraga, budaya, dan akademik. BDS menyerukan konsumen untuk tidak membeli barang-barang Israel dan para pengusaha tidak membeli atau menjual produk negara Zionis itu.

Shahaf menilai boikot terhadap produk-produk dari permukiman Yahudi di Tepi Barat tidak akan berarti lantaran nilainya sangat kecil. Sebagian besar produk pertanian. "Pada 2013 nilainya US$ 230 juta atau dua persen dari total ekspor Israel ke Eropa."

Ladang minyak dan gas di Uni Emirat Arab. (energydubai.com)

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

Pesawat Emirates Airline dan Etihad Airways, dua maskapai asal Uni Emirat Arab. (Gulf News)

UEA hentikan semua rute penerbangan Cina kecuali Beijing

UEA lebih dulu menghentikan rute penerbangan menuju dan dari Wuhan sejak 23 Januari lalu.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

10 Februari 2020

TERSOHOR