bisnis

Kuwait akan berlakukan pajak atas laba perusahaan

Kuwait juga bakal melakukan privatisasi atas aset-aset milik negara.

15 Maret 2016 22:40

Kabinet Kuwait telah menyepakati sejumlah program reformasi ekonomi, termasuk memberlakukan pajak sepuluh persen atas laba perusahaan.

Dalam jumpa pers kemarin, Menteri Keuangan Kuwait Anas as-Saleh tidak menyebutkan kapan pajak terhadap laba perusahaan itu diterapkan. Namun itu akan menjadi pergeseran besar dalam kebijakan ekonomi karena selama ini sebagian besar perusahaan Kuwait tidak membayar pajak laba perusahaan. Aturan ini hanya berlaku bagi perusahaan asing.

Enam negara Arab Teluk memang tengah menggenjot pendapatan di luar minyak untuk menutupi defisit anggaran akibat melorotnya harga emas hitam global. Namun baru Kuwait bakal berlakukan pajak keuntungan perusahaan. Enam negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) - Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman, dan Bahrain - ini sudah setuju untuk memberlakukan VAT (pajak pertambahan nilai) lima persen mulai 2018 atau paling lambat 1 Januari 2019.

Saleh bilang pemerintah juga akan menswastanisasi aset-aset milik negara, termasuk bandar udara, pelabuhan, dan beberapa fasilitas kepunyaan perusahaan minyak nasional Kuwait Petroleum Corporation.

Dia menambahkan warga negara nantinya boleh memiliki paling banyak 50 persen saham di perusahaan patungan negara dan swasta.

Kementerian Keuangan Kuwait Januari lalu memproyeksikan defisit US$ 40,7 miliar dinar di tahun anggaran mendatang, dimulai saban 1 April. Perkiraan ini 50 persen lebih tinggi ketimbang estimasi defisit untuk tahun anggaran sedang berjalan.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait defisit Rp 154 triliun

Pengeluaran untuk gaji pegawai negeri dan subsidi meliputi 75 persen dari total anggaran belanja negara.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar untuk anggaran belanja mendatang

Rencana anggaran ini disusun berdasarkan asumsi harga minyak dunia US$ 55 per barel.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait diprediksi defisit US$ 21 miliar

Cadangan devisa Kuwait saat ini diperkirakan lebih dari US$ 600 miliar.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

11 Desember 2019

TERSOHOR