bisnis

Qatar dan UEA dua negara terbaik di dunia bagi ekspatriat perempuan

Sebanyak 88 persen ekspatriat perempuan merasa tinggal dan bekerja di Qatar menguntungkan secara finansial, 87 persen lainnya memilih UEA.

19 Maret 2016 13:49

Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) terpilih sebagai dua negara terbaik di dunia bagi ekspatriat perempuan, menurut hasil survei HSBC Expat Explorer.

Hampir sepuluh ribu ekspatriat perempuan dari 25 negara dilibatkan dalam survei itu. Sebanyak 57 persen responden menilai Qatar sebagai tempat terbaik untuk mendapatkan gaji bagus dan 73 persen lainnya menyebut mereka memiliki kemampuan lebih baik untuk menabung karena bekerja di sana.

UEA menyusul di posisi kedua. Sekitar 40 persen ekspatriat perempuan mengaku mendapat gaji lebih baik di UEA ketimbang di negara sendiri. Sebanyak 54 persen lainnya bilang bekerja di UEA membikin mereka bisa menabung.

Sebanyak 88 persen ekspatriat perempuan merasa tinggal dan bekerja di Qatar menguntungkan secara finansial, 87 persen lainnya memilih UEA.

"UEA dipandang kaum hawa menawarkan kesempatan karier dan insentif keuangan lebih bagus, karena itulah negara ini tetap menjadi salah tujuan ekspatriat paling masyhur di tingkat global," kata Gifford Nakajima, Kepala Wealth Development, UAE and MENA, Retail Banking and Wealth Management, HSBC Bank Middle East Limited.

Kampus Texas A&M University di Education City, pinggiran Ibu Kota Doha, Qatar. (marhaba.qa)

Qatar bayar US$ 400 juta setahun buat biayai enam universitas Amerika

Texas A&M University at Qatar menerima dana terbesar.

Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabushabi.ae)

UEA bisa raup pendapatan US$ 3 miliar di tahun pertama penerapan VAT

UEA ingin memberlakukan VAT mulai 2018 sebesar tiga sampai lima persen

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan (kiri) tengah berbincang dengan Putera Mahkota Dubai Syekh Hamdan bin Muhammad al-Maktum. (thenational.ae)

UEA dan Cina bikin dana investasi patungan senilai Rp 140 triliun

Diperkirakan akhir tahun ini nilai perdagangan kedua negara mencapai Rp 844,4 triliun.

Perusahaan Umum Listrik dan Air Qatar (Kahramaa). (qewc.com)

Qatar berlakukan denda bagi pemboros air dan listrik

Denda buat pemboros air Rp 71,7 juta, sedangkan yang membiarkan lampu luar menyala dari pagi sampai sore didenda Rp 35,8 juta.





comments powered by Disqus