bisnis

Kaum muslim tahun lalu habiskan US$ 244 miliar buat belanja pakaian

Turki menjadi pasar konsumsi pakaian muslim terbesar di dunia. Disusul Uni Emirat Arab, Nigeria, Arab Saudi, dan Indonesia.

22 Maret 2016 21:35

Kaum muslim sejagat tahun lalu menghabiskan US$ 244 miliar untuk berbelanja pakaian, menurut laporan dilansir Salaam Gateway, perusahaan berkantor di Kota Dubai, Uni Emirat Arab.

"Pakaian sedang tren cukup diminati sedangkan pakaian muslim mulai populer," tulis laporan itu. Salaam Gateway menambahkan 25 rumah mode top dunia, termasuk Dolce and Gabbana dan H&M juga sudah mulai melirik selera umat Islam ingin berpakaian muslim.

Laporan itu menyebutkan menanjaknya tren pakaian muslim ini disokong oleh kewajiban agama.

Turki menjadi pasar konsumsi pakaian muslim terbesar di dunia. Disusul Uni Emirat Arab, Nigeria, Arab Saudi, dan Indonesia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi bulan ini akan gelontorkan bantuan uang tunai sebesar Rp 7,2 triliun bagi 10,4 juta warganya

Rata-rata tiap keluarga memperoleh Rp 4 juta saban bulan. Program ini dimulai sejak Desember 2017 setelah Saudi melakukan liberalisasi ekonomi.

Stasiun pengisian bahan bakar di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Sudan Tribune)

Sudan naikkan harga bensin dan solar setelah hapus subsidi

Sudan masih memberlakukan subsidi terhadap gas untuk memasak, minyak tanah, tepung gandum, dan obat-obatan.

Kantor pusat Quadream berada di lantai 19 dari gedung berlokasi di Ramat Gan, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Rakoon/Haaretz)

Bin Salman berlangganan dua aplikasi penyadap telepon seluler dari Israel

Aplikasi Reign bikinan perusahaan Quadream ini juga sudah dipakai oleh sebuah lembaga resmi di Indonesia.





comments powered by Disqus