bisnis

Kuwait bakal defisit US$ 73 miliar dalam tiga tahun

Setahun defisit US$ 24 miliar.

25 Maret 2016 19:58

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Kuwait Anas as-Saleh memperkirakan negaranya mengalami defisit US$ 73 miliar dalam tiga tahun atau setahun sekitar US$ 24 miliar, seperti dilansir Kuwait Times.

Saleh menyampaikan prediksi defisit itu saat berpidato dalam konferensi nasional soal prioritas negara. Dia bilang belanja negara selama tahun anggaran 2014-2015 mencapai level tak terduga, yakni US$ 66,5 miliar.

Dia menjelaskan pemerintah ingin memberlakukan reformasi keuangan dan ekonomi, bertujuan menganekaragamkan sumber-sumber pendapatan negara di luar minyak untuk memastikan kestabilan ekonomi. "Kita semua mesti belajar dari melorotnya harga minyak di masa depan," katanya.

Negara-negara Arab Teluk pengekspor minyak memang menjadi korban lantaran menukiknya harga emas hitam itu mulai pertengahan 2014. Untuk menutup defisit, mereka mengeluarkan sejumlah kebijakan termasuk menghapus subsidi energi.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait defisit Rp 154 triliun

Pengeluaran untuk gaji pegawai negeri dan subsidi meliputi 75 persen dari total anggaran belanja negara.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (emirates.com)

Kuwait proyeksikan defisit US$ 25 miliar untuk anggaran belanja mendatang

Rencana anggaran ini disusun berdasarkan asumsi harga minyak dunia US$ 55 per barel.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait diprediksi defisit US$ 21 miliar

Cadangan devisa Kuwait saat ini diperkirakan lebih dari US$ 600 miliar.





comments powered by Disqus