bisnis

Arab Saudi wajibkan perusahaan asing pekerjakan 75 persen warga lokal

Perusahaan asing ingin beroperasi di negara itu mesti memiliki klasifikasi kelas menengah dengan jumlah pekerja minimal 50 orang dan modal paling sedikit US$ 9,5 juta.

30 Maret 2016 05:42

SAGIA (Otoritas Investasi Umum Arab Saudi) telah mengubah aturan investasi. Salah satunya adalah mewajibkan perusahaan asing beroperasi di negara Kabah itu memperkerjakan 75 persen warga lokal dari total karyawan.

Perubahan kebijakan itu merupakan bagian dari program Saudisasi tengah digiatkan pemerintah untuk mendorong warga Arab Saudi bekerja di sektor swasta. Juga untuk menciptakan lapangan kerja bagi warganya demi perekonomian nasional tangguh.

SAGIA membenarkan aturan ini sudah dilaksanakan bagi semua investor baru sejak bulan lalu. Sedangkan perusahaan asing telah beroperasi di Arab Saudi diberi tenggat dua tahun buat melaksanakan kewajiban itu.

Aturan lainnya berupa perusahaan asing ingin beroperasi di negara Dua Kota Suci itu mesti memiliki klasifikasi kelas menengah dengan jumlah pekerja minimal 50 orang dan modal paling sedikit 35,5 juta riyal (US$ 9,5 juta).

Program Saudisasi ini juga sudah dilaksanakan di industri telepon seluler. Kebijakan itu mulai berlaku 10 Maret lalu. Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi mewajibkan semua pekerja di industri telepon seluler kelas kecil, menengah, dan besar paling lambat 2 September mendatang harus warga negara Arab Saudi, termasuk bagian penjualan, perbaikan, dan pemasaran.

Proyek pembangunan hotel di Arab Saudi. (Al-Arabiya)

20 pekerjaan di industri wisata hanya boleh diisi orang Saudi tahun depan

Keputusan menteri tenaga kerja itu bagian dari program Saudisasi untuk mengurangi angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan sektor swasta di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Program Saudisasi di 12 sektor ritel dimulai 11 September

Program ini adalah mewajibkan 12 sektor ritel mempekerjakan warga negara Arab Saudi dan bukan lagi ekspatriat. Targetnya tidak lagi seratus persen tapi 70 persen.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.

Seorang lelaki berdiri di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi larang ekspatriat bekerja di 12 jenis gerai

Larangan ini merupakan bagian dari program Saudisasi.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

21 September 2019

TERSOHOR