bisnis

Iran akan terus genjot produksi minyak

Sumber-sumber sekunder di OPEC membisikkan produksi minyak Iran saat ini 2,93 juta barel sehari.

05 April 2016 00:37

Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh kemarin bilang negaranya akan terus meningkatkan produksi minyak hingga mencapai ke level sebelum sanksi ekonomi diterapkan, seperti dilansir kantor berita semiresmi Mehr.

Komitmen itu muncul menjelang pertemuan produsen minyak anggota OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan negara non-OPEC pada 17 April di Ibu Kota Doha, Qatar. Pertemuan ini untuk membahas kemungkinan pembatasan produksi minyak buat mengatrol harga emas hitam telah melorot sejak pertengahan 2014.

Bloomberg menulis Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengatakan Riyadh bakal setuju soal batas produksi minyak bila Iran dan produsen utama lainnya juga melakoni hal serupa.

Zanganeh menilai rencana penetapan batas produksi minyak itu sebuah langkah positif. Namun dia belum bisa memastikan apakah bakal menghadiri pertemuan di Doha.

Sejak sanksi ekonomi terhadap Iran dicabut Januari lalu, Zanganeh menjelaskan ekspor minyak Iran telah melewati angka dua juta barel sehari. "Ekspor minyak dan gas Iran sekarang lebih dari dua juta barel per hari setelah meningkat hingga 250 ribu barel tiap hari sejak 1 Maret," ujarnya, seperti dikutip situs berita Shana milik Kementerian Perminyakan Iran.

Sumber-sumber sekunder di OPEC membisikkan produksi minyak Iran saat ini 2,93 juta barel sehari.

Ladang minyak Yaran Utara di Iran. (Press TV)

Iran tawarkan diskon harga minyak ke Asia

Amerika berencana melarang Iran menjual minyaknya ke pasar internasional mulai 5 November mendatang.

Ladang minyak Yaran Utara di Iran. (Press TV)

Produksi minyak Iran sudah kembali ke level sebelum terkena sanksi

Produksi minyak Iran di kuartal pertama tahun ini sebanyak 3,796 juta barel tiap hari, melonjak dibanding 3,741 juta barel sehari di kuartal pertama tahun lalu.

Ladang minyak Kish di Iran, ditemukan oleh National Iranian Oil Company pada 2006. (PEDEC)

Iran akan tingkatkan ekspor minyak ke Eropa hingga 60 persen dalam dua bulan

Iran menargetkan total produksi minyak 4,5 juta barel sehari pada 2022.

Ladang minyak Iran. (Mehr)

Iran tetapkan 29 perusahaan asing boleh ikut tender proyek minyak dan gas

British Petroleum mundur karena khawatir hubungan Amerika-Serikat-Iran kembali menegang setelah presiden terpilih Donald Trump dilantik pada 20 Januari ini.





comments powered by Disqus