bisnis

Pangeran Al-Walid bin Talal ke Jakarta 20 April

Seperti ayahnya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz, Pangeran Al-Walid kritis terhadap pemerintah.

05 April 2016 18:06

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi, orang terkaya ke-34 sejagat, dijadwalkan tiba di Jakarta pada 20 April. Lelaki 61 tahun berharta US$ 28 miliar versi majalah Forbes 2015 itu dipastikan datang menggunakan jet pribadinya.

"Dia dijadwalkan tiba pada 20 April," kata sumber Albalad.co hari ini. "Dia ingin bertemu Presiden Joko Widodo."  

Namun belum diketahui apa agenda lawatan Pangeran Al-Walid itu. Juga belum ada penjelasan apakah sang pangeran berniat berinvestasi di Indonesia.  

Pangeran Al-Walid, juga keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz, menghebohkan dunia saat Ramadan tahun lalu mengumumkan bakal menyumbangkan seluruh kekayaannya untuk kemanusiaan dan peradaban dunia.

Pemilik Kingdom Holding Company ini dikenal sebagai pengusaha ulung dan bisa meramalkan dengan tepat arah perekonomian global. Dia juga memiliki saham di beragam perusahaan kelas dunia, termasuk Twitter dan Four Seasons.

Seperti ayahnya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz, Pangeran Al-Walid kritis terhadap pemerintah. Dia pernah mengecam penguasa Arab Saudi karena tidak berhemat sebelum harga minyak mentah global melorot.

Konglomerat asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal. (Arab News)

Pangeran Al-Walid cari pinjaman sebesar Rp 13 triliun

Konglomerat ritel fesyen, Fawaz Abdul Aziz al-Hokair - dibebaskan bareng Pangeran Al-Walid - juga mencari pinjaman senilai Rp 29,3 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid jual sahamnya di Hotel Four Seasons Damaskus

Pangeran Al-Walid menjual sahamnya di Hotel Fur Seasons Beirut senilai Rp 1,4-1,6 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal di ruang kerjanya di gedung Kingdom Tower, Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Pangeran Al-Walid kembali bekerja setelah dibebaskan dari tahanan

Tidak diketahui berapa harga dibayar Pangeran Al-Walid untuk menebus kebebasannya.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Arab News)

Direktur keuangan di perusahaan milik Pangeran Al-Walid berhenti

Muhammad Fakhri sudah lima tahun bekerja di Kingdom Holding Company.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

21 September 2019

TERSOHOR