bisnis

Saudi berencana larang ekspatriat bekerja di bagian sumber daya manusia dan rekrutmen

Perusahaan melanggar aturan itu bakal dikenai denda US$ 3 ribu untuk tiap pekerja asing.

05 April 2016 20:12

Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi berencana menerapkan aturan melarang ekspatriat bekerja di bagian sumber daya manusia dan rekrutmen di sektor swasta.

Surat kabar the Saudi Gazette melaporkan kementerian itu telah meminta seluruh perusahaan swasta untuk mengomentari atau memberi masukan soal rencana ini lewat situs resmi Kementerian Tenaga Kerja, sebelum kebijakan itu dilaksanakan.

Periode konsultasi ini dibuka hingga 23 April mendatang.

Naif Naitah, pejabat senior di Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi, mengungkapkan perusahaan melanggar aturan itu bakal dikenai denda US$ 3 ribu untuk tiap pekerja asing. "Kami akan memberlakukan sanksi bagi perusahaan mana saja mengizinkan orang asing bekerja di dua bagian itu baik secara langsung atau tidak langsung," katanya.

Kebijakan itu bagian dari program Saudisasi tengah diterapkan pemerintah Arab Saudi. Kementerian Tenaga Kerja juga sudah mengeluarkan dua kebijakan terkait program Saudisasi, yakni mewajibkan seluruh pekerja di industri telepon seluler berskala kecil, menengah, dan besar adalah orang Saudi. Aturan ini paling lambat mesti dilaksanakan pada 2 September 2016.  

Kementerian itu juga sudah menerbitkan aturan semua perusahaan asing beroperasi di negara Kabah itu harus memperkerjakan 75 persen dari total karyawan adalah warga Saudi.

Program Saudisasi diterapkan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi warga negara Arab Saudi dan mendorong mereka bekerja di sektor swasta.

Proyek pembangunan hotel di Arab Saudi. (Al-Arabiya)

20 pekerjaan di industri wisata hanya boleh diisi orang Saudi tahun depan

Keputusan menteri tenaga kerja itu bagian dari program Saudisasi untuk mengurangi angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan sektor swasta di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Program Saudisasi di 12 sektor ritel dimulai 11 September

Program ini adalah mewajibkan 12 sektor ritel mempekerjakan warga negara Arab Saudi dan bukan lagi ekspatriat. Targetnya tidak lagi seratus persen tapi 70 persen.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.

Seorang lelaki berdiri di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi larang ekspatriat bekerja di 12 jenis gerai

Larangan ini merupakan bagian dari program Saudisasi.





comments powered by Disqus