bisnis

Saudi-Mesir sepakat bangun jembatan penghubung di Laut Merah

Kedua negara meneken perjanjian kerja sama senilai US$ 1,7 miliar.

09 April 2016 11:39

Dalam lawatan kenegaraan hari kedua ke Mesir kemarin, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mengumumkan kedua negara sepakat membangun sebuah jembatan di atas Laut merah menghubungkan Arab Saudi dan Mesir.

"Saya telah bersepakat dengan saudara saya yang mulia Presiden Abdil Fattah as-Sisi untuk membangun sebuah jembatan menhubungkan kedua negara," kata Salman. "Langkah bersejarah buat menghubungkan dua benua, Asia dan Afrika, ini adalah sebuah tranformasi kualitatif bakal meningkatakan perdagangan antara kedua negara di level tidak disangka."

Sisi dan Salman juga setuju jembatan itu akan diberi nama Raja Salman bin Abdul Aziz.

Setelah pengumuman itu, perwakilan dari kedua negara meneken 17 perjanjian dan nota kesepahaman soal investasi.

Seorang pejabat Mesir mengungkapkan nilai kesepakatan itu sekitar US$ 1,7 miliar, termasuk membangun sebuah universitas dan perumahan di selatan Semenanjung Sinai, dan satu pembangkita listrik.

Fasilitas milik Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hanya akan lepas dua persen saham

Diperkirakan bisa meraup dana Rp 567,5 triliun.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir (tengah dan berkemeja batik biru) berpose bareng Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik usai pertemuan di Jakarta, 7 Juli 2017. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi rugi Rp 28 triliun karena Aramco diserang

Insiden itu mengakibatkan produksi minyak 5,7 juta barel sehari terhenti. An

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco secara resmi umumkan rencana IPO bulan depan

Sejumlah sumber memperkirakan pengumuman itu keluar pada 20 Oktober.





comments powered by Disqus