bisnis

UEA bakal turunkan harga barang kebutuhan selama Ramadan 50 persen

Penjualan barang selama Ramadan tahun lalu naik 20 persen ketimbang 2014.

11 April 2016 17:18

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) bakal menurunkan setengah harga barang-barang kebutuhan selama Ramadan tahun ini.

Dr Hasyim an-Nuaimi, Direktur Perlindungan Konsumen di Kementerian Ekonomi UEA, bilang keputusan itu untuk memastikan warga negara Arab Teluk tidak kekurangan produk-produk penting, termasuk buah dan sayur, seperti dilansir media setempat.

Dia menambahkan gerai-gerai ritel di UEA telah berencana memberikan potongan harga menyambut Ramadan dalam beberapa pekan mendatang.

Berbicara saat bertemu perwakilan ritel di Ibu Kota Abu Dhabi, Nuaimi menekankan penjualan barang selama Ramadan tahun lalu naik 20 persen ketimbang 2014.

Selama Ramadan kaum muslim sejagat diwajibkan berpuasa sebulan penuh, 29 atau 30 hari menurut penanggalan Islam. Ramadan tahun ini diperkirakan dimulai awal Juni mendatang.

Ladang minyak dan gas di Uni Emirat Arab. (energydubai.com)

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

Pesawat Emirates Airline dan Etihad Airways, dua maskapai asal Uni Emirat Arab. (Gulf News)

UEA hentikan semua rute penerbangan Cina kecuali Beijing

UEA lebih dulu menghentikan rute penerbangan menuju dan dari Wuhan sejak 23 Januari lalu.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.

Ladang gas Tamar di Israel. (LNG World News)

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

10 Februari 2020

TERSOHOR