bisnis

Fitch turunkan peringkat kredit Arab Saudi menjadi AA-

Fitch memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto Arab Saudi tahun ini melambat ke angka 1,5 persen.

14 April 2016 09:57

Fitch Ratings telah menurunkan peringkat kredit jangka panjang Arab Saudi dari AA menjadi AA- dengan harapan negatif, karena masih melemahnya harga minyak mentah global.

AA bermakna negara ini berkualitas namun sedikit lebih berisiko ketimbang AAA, peringkat kredit tertinggi versi Fitch. AAA berarti berkualitas terbaik, layak, dan stabil.

"Revisi harga minyak makin menurun untuk 2016 dan 2017 menjadi US$ 37 per barel dan US$ 45 sebarel berdampak negatif besar bagi keseimbangan fiskal Arab Saudi," kata Fitch melalui keterangan tertulis.

Fitch juga memberi status AA bagi Arab Saudi karena risiko geopolitik negara Kabah itu relatif tinggi, terkait ketegangan sudah berlangsung lama dengan Iran serta keterlibatan dalam perang di Yaman dan Suriah.

Fitch mencatat defisit Arab Saudi tahun lalu membengkak menjadi 14,8 persen dari produk domestik bruto, dibanding 2,3 persen pada 2014 setelah terus mengalami surplus anggaran sejak 2010.

Fitch memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto Arab Saudi tahun ini melambat ke angka 1,5 persen, ketimbang 3,4 persen tahun lalu, dengan prediksi pertumbuhan 1,7 persen tahun depan.  

Fitch Ratings bersama Moody dan Standard & Poor's merupakan tiga lembaga pemeringkat kredit diakui dunia. Perusahaan ini dibangun oleh John Knowles Fitch pada Desember 1914 dan memiliki dua kantor pusat di New York (Amerika Serikat) dan London (Inggris).

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Harga sahamnya terus meroket, valuasi Aramco sempat tembus US$ 2 triliun

Aramco menjanjikan pembagian dividen untuk para investor paling sedikit US$ 75 miliar per tahun hingga 2024.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Banjir peminat, nilai tawaran atas saham Aramco sudah capai angka Rp 624 triliun

IPO Aramco akan dilakukan pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi (Tadawul).





comments powered by Disqus